Mesir Eksekusi 9 Anggota Ikhwanul Muslimin, Erdogan Tak Terima

Senin, 25 Februari 2019 - 17:01 WIB
Mesir Eksekusi 9 Anggota...
Mesir Eksekusi 9 Anggota Ikhwanul Muslimin, Erdogan Tak Terima
A A A
ANKARA - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengutuk keras Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sissi setelah sembilan anggota Ikhwanul Muslimin dieksekusi mati baru-baru ini. Erdogan mengatakan eksekusi itu merupakan hal yang tidak bisa diterima.

"Mereka membunuh sembilan anak muda baru-baru ini. Ini bukan sesuatu yang bisa kita terima," kata Erdogan dalam sebuah wawancara dengan CNN-Turk dan Kanal D.

Eksekusi terhadap sembilan anggota Ikhawanul Muslimin itu berlangsung hari Rabu pekan lalu. Mereka yang dieksekusi dinyatakan bersalam atas pembunuhan terhadap jaksa penuntut umum Mesir pada tahun 2015.

"Tentu saja, kita diberitahu bahwa itu adalah keputusan pengadilan, tetapi di sana, keadilan, pemilu, semua itu, codswallop. Ada sistem otoriter, bahkan totaliter," ujar Erdogan, seperti dikutip Times of Israel, Senin (25/2/2019).

"Sekarang, saya menjawab mereka yang bertanya-tanya mengapa Tayyip Erdogan tidak berbicara dengan Sissi, karena ada mediator yang kadang-kadang datang ke sini, tetapi saya tidak akan pernah berbicara dengan seseorang seperti dia," katanya.

Hubungan antara Turki dan Mesir telah hampir tidak ada sejak militer Mesir, yang saat itu dipimpin oleh Sissi, pada 2013 menggulingkan Presiden Mohamed Morsi yang didukung Ikhawanul Muslimin dan merupakan sekutu dekat Erdogan.

Ikhwanul Muslimin dinyatakan sebagai organisasi terlarang di Mesir. Namun, anggota kelompok itu mencari perlindungan di Turki.

Erdogan, yang mengecam penggulingan Morsi, kerap menarik paralel dengan kudeta yang gagal terhadap dirinya pada tahun 2016.

Presiden Turki tersebut juga menyerukan pembebasan tahanan Ikhwanul Muslimin lainnya di Mesir.

“Pertama-tama, dia harus membebaskan semua yang dipenjara dengan amnesti umum. Selama orang-orang ini belum dibebaskan, kami tidak akan dapat berbicara dengan Sissi," katanya.

Erdogan juga menyerang negara-negara Barat yang, menurutnya, menggelar "karpet merah" untuk Sissi dan menutup mata terhadap eksekusi terbaru di Mesir.

"Di mana orang Barat? Pernahkah Anda mendengar suara mereka?," katanya.

"Di sisi lain, ketika menyangkut orang-orang yang dipenjara di negara kita (Turki), mereka meneriakkan pembunuhan berdarah."

Amnesty International mengutuk eksekusi terhadap sembilan anggota Ikhwanul Muslimin di Mesir. Menurut Amnesty, mereka dihukum di pengadilan yang rusak oleh tuduhan penyiksaan.
(mas)
Berita Terkait
Erdogan Tuding Aksi...
Erdogan Tuding Aksi Mesir dan Uni Emirat Arab di Libya Ilegal
Erdogan Kunjungi Mesir,...
Erdogan Kunjungi Mesir, Pertama Kali dalam 12 Tahun
Sisi dan Erdogan Berjabat...
Sisi dan Erdogan Berjabat Tangan, Awal Hubungan Baru Mesir-Turki
Erdogan dan Presiden...
Erdogan dan Presiden Mesir Bahas Gencatan Senjata Gaza di Pertemuan Mendatang
Mengapa Erdogan Menjadi...
Mengapa Erdogan Menjadi Pemimpin Terkuat di Dunia? Salah Satunya Mendorong Kebangkitan Islam
Bersama Istri, Presiden...
Bersama Istri, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Tiba di Bali
Berita Terkini
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
10 menit yang lalu
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
1 jam yang lalu
Mengapa Komunitas Internasional...
Mengapa Komunitas Internasional Tak Bisa Menghentikan Gazanisasi di Lebanon?
2 jam yang lalu
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
3 jam yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
3 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
5 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved