Krisis Venezuela, China Serukan Dialog Damai

Sabtu, 09 Februari 2019 - 14:17 WIB
Krisis Venezuela, China...
Krisis Venezuela, China Serukan Dialog Damai
A A A
BEIJING - China mengatakan dialog damai dan cara politik adalah satu-satunya cara menuju perdamaian abadi di Venezuela . Beijing juga mengatakan mendukung upaya multinasional untuk mencapai tujuan itu.

Pernyataan juru bicara Kementerian Luar Negeri Hua Chunying datang sebagai jawaban atas pertanyaan tentang pertemuan pada "International Contact Group" yang dipimpin oleh Presiden Uruguay Tabare Vazquez dan dihadiri oleh para pemimpin 14 negara, termasuk Spanyol, Italia, Portugal dan Swedia.

China adalah sekutu dekat Presiden Venezuela Nicolas Maduro , yang telah meminjamkan dana miliaran untuk membantu menopang rezim yang tengah diperangi itu.

"China percaya bahwa urusan Venezuela harus diselesaikan oleh rakyat Venezuela di bawah kerangka konstitusi dan hukumnya dan melalui dialog damai dan cara-cara politik. Ini adalah satu-satunya cara menuju perdamaian abadi di negara itu," kata HUan Chunying seperti dilansir dari Fox News, Sabtu (9/2/2019).

Krisis ekonomi menerjang negara anggota OPEC yang kaya minyak itu. Kondisi ini membuat banyak rakyat Venezuela kekurangan gizi dan berjuang mendapatkan obat-obatan, memicu eksodus sekitar 3 juta orang.

Situasi ini juga memicu krisis politik yang memuncak bulan lalu saat pemimpin oposisi Juan Guaido mendeklarasikan dirinya sebagai presiden sementara berdasarkan ketentuan konstitusi. Menurut Guaido, Maduro terpilih kembali sebagai presiden dalam pemilu yang tidak sah.

Lebih dari empat puluh negara termasuk AS, kekuatan utama Eropa dan sebagian besar negara Amerika Latin telah mengakui Guaido sebagai kepala negara yang sah.

Perwakilan dari Uni Eropa dan sekelompok pemerintah Amerika Latin bertemu di Montevideo, Uruguay, pada hari Kamis untuk membahas krisis di Venezuela.

Organisasi International Contact Group on Venezuela kemudian mengeluarkan pernyataan yang mengatakan mereka akan mengirim misi teknis ke negara itu untuk membantu menyediakan bantuan kemanusiaan dan mendukung pemilu baru sesegera mungkin.
(ian)
Berita Terkait
Pakar HI: Penangkapan...
Pakar HI: Penangkapan Maduro Tidak Sesuai dengan Piagam PBB
Gagal Gulingkan Maduro,...
Gagal Gulingkan Maduro, 2 Mantan Tentara AS Divonis 20 Tahun Penjara
Terancam Diinvasi AS,...
Terancam Diinvasi AS, Venezuela Minta Bantuan China
Maduro Ditangkap AS,...
Maduro Ditangkap AS, Siapa yang Akan Memimpin Venezuela?
Tak Mau Pasang Badan!...
Tak Mau Pasang Badan! Mengapa Rusia dan China Minta AS Bebaskan Maduro?
Presiden Maduro Ampuni...
Presiden Maduro Ampuni Ratusan Anggota Parlemen Oposisi Venezeula
Berita Terkini
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
5 menit yang lalu
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
56 menit yang lalu
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
2 jam yang lalu
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
3 jam yang lalu
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
5 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved