Khamenei: 'Matilah Amerika' Berarti Kematian Trump Cs

Sabtu, 09 Februari 2019 - 00:17 WIB
Khamenei: Matilah Amerika...
Khamenei: 'Matilah Amerika' Berarti Kematian Trump Cs
A A A
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengatakan slogan "Matilah Amerika" diarahkan terhadap kejahatan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan rekan-rekannya, bukan terhadap rakyat Amerika.

Pernyataan Khamenei itu disampaikan dalam sebuah pidato di forum pertemuan perwira Angkatan Udara Iran . Dia membalas pidato kenegaraan Donald Trump yang menyinggung slogan "Matilah Amerika" yang kerap dipekikkan rezim Teheran.

"AS adalah perwujudan kejahatan, tetapi masih mengeluh ketika Anda mengucapkan 'Matilah Amerika'," kata Khamenei. Dia kemudian menjelaskan bahwa slogan itu secara khusus menargetkan orang-orang yang memerintah negara, bukan bangsa Amerika.

"Matilah Amerika berarti kematian bagi Trump, John Bolton, dan (Michael) Pompeo," ujar Khamenei, dikutip Russia Today, Jumat (8/2/2019). Bolton adalah Penasihat Keamanan Nasional AS, sedangkan Pompeo adalah Menteri Luar Negeri AS.

Ayatollah Khemenei mengatakan Iran akan terus menggunakan slogan perang, selama AS tetap bertindak jahat.

Pemerintahan di Washington saat ini dipelopori oleh tiga pejabat utama yang disebutkan dalam pidato Khamenei tersebut, yakni Trump, Bolton, Pompeo. Ketiga petinggi Amerika itu telah mengambil setiap kesempatan untuk menuduh Teheran sebagai sponsor negara terorisme yang sangat berbahaya bagi kehancuran Israel, sekutu terdekat AS di Timur Tengah.

Trump telah menarik AS keluar dari kesepakatan nuklir Iran 2015 yang diteken Teheran dan enam kekuatan dunia (AS, Rusia, Inggris, Prancis, Jerman dan China). Perjanjian itu sejatinya sebagai terobosan dalam mencegah Teheran memperoleh senjata nuklir.

Dalam perjanjian itu, Iran setuju untuk mengekang program nuklir dengan imbalan pencabutan sanksi atau embargo yang telah bertahun-tahun menyengsarakan rakyat Iran.

Keluarnya AS dari perjanjian itu diiringi dengan pemberlakukan kembali sanksi Washington terhadap Teheran yang sebelumnya dicabut.

Ayatollah Khamenei menyebut rezim Amerika sebagai sebuah perwujudan kejahatan dan kekerasan, yang keberadaannya tergantung pada perambahan yang bertujuan untuk mengamankan kepentingannya sendiri.
(mas)
Berita Terkait
Menlu Iran Tantang Trump...
Menlu Iran Tantang Trump Kembali ke Kesepakatan Nuklir 2015
Trump Surati Iran, Beri...
Trump Surati Iran, Beri Ultimatum 2 Bulan untuk Kesepakatan Nuklir Baru
Jelang Lengser, Donald...
Jelang Lengser, Donald Trump Ingin Serang Situs Nuklir Utama Iran
Oman bisa Jadi Penengah...
Oman bisa Jadi Penengah Perundingan Nuklir Baru Iran dan AS
Proposal Nuklir Trump...
Proposal Nuklir Trump Izinkan Iran Memperkaya Uranium
Trump Peringatkan Iran...
Trump Peringatkan Iran Jangan Main-main dengan AS!
Berita Terkini
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
53 menit yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
2 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
5 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
9 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
10 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved