AS Pertimbangkan Cabut Sanksi jika Militer Venezuela Dukung Guaido
Kamis, 07 Februari 2019 - 05:16 WIB
AS Pertimbangkan Cabut Sanksi jika Militer Venezuela Dukung Guaido
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) akan mempertimbangkan pencabutan sanksi terhadap para perwira senior militer Venezuela jika mereka mendukung pengakuan pemimpin oposisi Juan Guaido sebagai presiden sementara negara tersebut. Tawaran itu disampaikan Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih John Bolton.
Guaido yang merupakan Ketua Majelis Nasional atau Parlemen telah menyerukan demo besar-besaran untuk menggulingkan rezim Presiden Nicolas Maduro Moros.
Deklarasi Guaido sebagai pemimpin sementara Venezuela telah membuat negara kaya minyak di Amerika Latin itu memiliki dua presiden. Maduro yang menjadi pemenang pemilu 2018 menolak lengser meski banyak negara, terutama AS, tidak mengakui statusnya sebagai presiden negara tersebut.
Oposisi tidak mengakui hasil pemilu yang dimenangkan Maduro. Alasannya, pemilu tahun lalu telah dicurangi.
"AS akan mempertimbangkan pencabutan sanksi bagi setiap perwira senior militer Venezuela yang mewakili demokrasi dan mengakui pemerintahan konstitusional Presiden Juan Guaido. Jika tidak, lingkaran keuangan internasional akan ditutup sepenuhnya," kata Bolton dalam sebuah tweet, dikutip Reuters, Kamis (7/2/2019).
Pada hari Senin lalu, seorang jenderal senior yang mengakui Guaido sebagai pemimpin sementara Venezuela menyampaikan pesan dalam sebuah video. Dalam pesannya, dia meminta anggota militer lainnya melakukan hal yang sama. Namun, sebagian besar perwira militer Venezuela tidak membelot dari Maduro.
Guaido yang merupakan Ketua Majelis Nasional atau Parlemen telah menyerukan demo besar-besaran untuk menggulingkan rezim Presiden Nicolas Maduro Moros.
Deklarasi Guaido sebagai pemimpin sementara Venezuela telah membuat negara kaya minyak di Amerika Latin itu memiliki dua presiden. Maduro yang menjadi pemenang pemilu 2018 menolak lengser meski banyak negara, terutama AS, tidak mengakui statusnya sebagai presiden negara tersebut.
Oposisi tidak mengakui hasil pemilu yang dimenangkan Maduro. Alasannya, pemilu tahun lalu telah dicurangi.
"AS akan mempertimbangkan pencabutan sanksi bagi setiap perwira senior militer Venezuela yang mewakili demokrasi dan mengakui pemerintahan konstitusional Presiden Juan Guaido. Jika tidak, lingkaran keuangan internasional akan ditutup sepenuhnya," kata Bolton dalam sebuah tweet, dikutip Reuters, Kamis (7/2/2019).
Pada hari Senin lalu, seorang jenderal senior yang mengakui Guaido sebagai pemimpin sementara Venezuela menyampaikan pesan dalam sebuah video. Dalam pesannya, dia meminta anggota militer lainnya melakukan hal yang sama. Namun, sebagian besar perwira militer Venezuela tidak membelot dari Maduro.
(mas)