Jet Tempur Su-27 Rusia Nyaris Senggol F-15 AS, Ini Videonya

Jum'at, 01 Februari 2019 - 08:40 WIB
Jet Tempur Su-27 Rusia...
Jet Tempur Su-27 Rusia Nyaris Senggol F-15 AS, Ini Videonya
A A A
MOSKOW - Sebuah pesawat jet tempur Su-27 Rusia melakukan manuver berbahaya terhadap pesawat jet tempur F-15 Amerika Serikat (AS) di atas Laut Baltik. Pesawat Moskow itu tiba-tiba mendekat dengan menikung ke kiri yang memaksa pesawat Washington ikut menikung ke kiri secara cepat.

Menurut laporan CBS, interaksi dua pesawat tempur yang nyaris bersenggolan itu hanya berjarak lima kaki. Insiden itu terjadi hari Senin, namun videonya baru dirilis Kamis (31/1/2019) malam.

Pentagon mengatakan jet tempur Rusia memang mendekati salah satu jet tempurnya di atas Laut Baltik. Menurut Pentagon, pesawat Amerika yang didekati sedang patroli Angkatan Laut AS di wilayah udara internasional.

Juru bicara Pentagon, Kapten Pamela Kunze mengatakan, pesawat Rusia itu terbang dekat ke pesawat Amerika selama dua jam 40 menit sebelum memotong langsung ke jalur penerbangannya.

Video berdurasi 40 detik telah diunggah ke Twitter pada hari Kamis, namun titik insiden tidak dijelaskan secara rinci. Para komentator di media sosial mengklaim manuver itu dilakukan di atas Laut Baltik sebagai bagian dari misi kepolisian Baltik.

Menurut laporan media Moskow, Russia Today, F-15 awalnya terbang terlalu dekat dengan pesawat Rusia yang mengangkut pejabat pemerintah. Rekaman video diambil dari pesawat transportasi pemerintah Rusia dengan onboard VIP yang tidak diketahui.

Masih menurut laporan tersebut, pesawat tempur AS muncul dalam jarak 650 kaki dari pesawat transportasi Kremlin. Hal itulah yang memicu jet tempur Su-27 beraksi secara agresif.

Menurut Babak Taghvaee, seorang analis militer yang berbasis di Malta, video itu juga di-posting di akun Instagram seorang pilot pesawat tempur Rusia yang sudah pensiun.

Taghvaee mengatakan pesawat Rusia itu berasal dari resimen pengawal Angkatan Udara Rusia. Sedangkan F-15 AS berasal dari Skuadron Tempur ke-493.

Pasukan AS adalah bagian dari operasi NATO yang sedang berlangsung, yang dikenal sebagai Polisi Udara. Patroli udara di wilayah Baltik itu ditujukan untuk memperkuat pertahanan udara NATO di sepanjang sisi timurnya dan untuk mencegat setiap pesawat yang tersesat di ruang udara NATO.

Di bawah Pasal 5 Perjanjian NATO, para anggota wajib datang untuk membantu sekutu yang diserang. Ini berarti bahwa semua anggota NATO lainnya akan menyatakan perang terhadap Rusia jika menginvasi Estonia, Latvia, Lithuania dan Polandia, dan secara efektif hal itu memicu Perang Dunia III.
(mas)
Berita Terkait
3 Orang Berpengaruh...
3 Orang Berpengaruh Rusia Lulusan Amerika Serikat
Senjata Amerika Serikat...
Senjata Amerika Serikat Sudah Ada di Lapangan Tembak Ukraina
Putin Bongkar Masalah...
Putin Bongkar Masalah Utama Rusia dengan Amerika Serikat
3 Negara yang Senang...
3 Negara yang Senang Jika Amerika Serikat Tinggalkan NATO, Siapa Saja?
Putin: NATO Menipu Rusia
Putin: NATO Menipu Rusia
Prajurit Rusia Terlalu...
Prajurit Rusia Terlalu Tangguh, Tentara Bayaran Amerika Serikat Menyesal Ikut Berperang di Ukraina
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
5 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
6 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
7 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
8 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
10 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
10 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved