Prajurit Rusia Terlalu Tangguh, Tentara Bayaran Amerika Serikat Menyesal Ikut Berperang di Ukraina

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 16:31 WIB
loading...
Prajurit Rusia Terlalu...
Tentara bayaran Barat menyesal berperang melawan Rusia. Foto/Reuters
A A A
MOSKOW - Bukan rahasia lagi jika Ukraina memanfaatkan tentara bayaran asing baik dari veteran perang Amerika Serikat (AS). Tapi, mereka umumnya menyesal karena harus berjuang untuk Ukraina dalam perang melawan Rusia.

Melansir ABC News, tentara bayaran Barat menyatakan beberapa unit pasukan Ukraina menderita tingkat korban 85% selama serangan balasan yang sedang berlangsung terhadap pasukan Rusia. Laporan tersebut sejalan dengan angka korban yang dikeluarkan oleh Rusia, yang mengklaim bahwa pasukannya telah melumpuhkan 43.000 tentara Ukraina dalam dua bulan.

Prajurit Rusia Terlalu Tangguh, Tentara Bayaran Amerika Serikat Menyesal Ikut Berperang di Ukraina

Foto/Reuters

Seorang veteran tentara AS yang bertempur dengan pasukan khusus Ukraina di dekat Donetsk mengatakan kepada ABC bahwa unitnya yang terdiri dari "puluhan" orang, ternyata "85% korban" selama penyerangan di sebuah desa dekat kota pada dua minggu lalu. Dari mereka yang terkena, 40% terluka sangat parah sehingga mereka menjadi "pertempuran tidak efektif" sesudahnya.

Rekannya, seorang tentara bayaran dari Amerika lainnya, mengatakan bahwa unit tersebut menghadapi "perlawanan yang sangat terorganisir" dari pasukan Rusia.

Tentara bayaran ketiga, dari negara Barat yang tidak dikenal, mengatakan kepada jaringan bahwa dia telah terluka parah pada hari-hari awal serangan balasan, dan sekitar 80% dari batalionnya telah terluka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Pakai Uang Pribadi,...
Pakai Uang Pribadi, Raja Salman Undang 1.000 Muslim Seluruh Dunia Umrah termasuk Indonesia
Rekomendasi
Kronologi ART Angel...
Kronologi ART Angel Lelga Ketahuan Mencuri, Berawal dari Cari Barang yang Mau Dipakai
10 Fakta Menarik Grup...
10 Fakta Menarik Grup B Piala Dunia 2026: Ada Alajbegovic Sang Pencetak Gol Jarak Jauh Termuda
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Berita Terkini
Venezuela Diguncang...
Venezuela Diguncang Gempa M7,2 Berturut-turut, Korban Tewas Diperkirakan Ribuan Orang
AS dan Israel Jadi Sumber...
AS dan Israel Jadi Sumber Kerusakan, Iran Serukan Tatanan Baru Negara Islam
Eropa Terasa Dipanggang!...
Eropa Terasa Dipanggang! Suhu Mencapai 44 Derajat Celsius
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved