ISIS Klaim Biang Bom Kembar Gereja Filipina, Puluhan Tewas

Senin, 28 Januari 2019 - 07:53 WIB
ISIS Klaim Biang Bom...
ISIS Klaim Biang Bom Kembar Gereja Filipina, Puluhan Tewas
A A A
JOLO - Kelompok Islamic State atau ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom kembar di sebuah gereja di Filipina selatan pada hari Minggu. Serangan bom di Cathedral of Our Lady of Mount Carmel itu menewaskan 20 orang.

Ledakan pertama yang kuat terjadi ketika jemaat sedang merayakan Misa di gereja yang berlokasi Jolo tersebut.

Tak lama setelah itu, ledakan kedua terjadi di luar gereja yang diduga menargetkan pasukan yang sedang menolong para korban luka.

Tragedi serangan bom kembar ini adalah salah satu serangan bom paling mematikan di Filipina selatan, wilayah yang dilanda pemberontakan selama bertahun-tahun. Tragedi ini juga menjadi pukulan berat bagi pemerintah Presiden Rodrigo Duterte yang baru-baru ini mencapai kesepakatan damai dengan kelompok separatis di wilayah Filipina selatan.

Kepala polisi daerah setempat Graciano Mijares menyatakan jumlah korban tewas 20 orang atau lebih sedikit dari data sebelumnya yang diklaim 27 orang. Menurut militer Filipina , bom kedua ditinggalkan pelaku di sebuah kotak di sepeda motor yang parkir di luar gereja.

Klaim ISIS muncul melalui media propagandanya, Amaq. "Dua martir Islamic State melakukan serangan bunuh diri ganda yang mematikan dan melukai 120 orang," klaim kelompok tersebut.

Sedangkan Komando Mindanao Barat (WestMinCom) mengatakan bahwa berdasarkan rekaman CCTV, kelompok militan yang terkait dengan Abu Sayyaf sebagai pelaku pemboman.

"Sudah lama kita menerima informasi bahwa (Abu Sayyaf) dengan teroris asing di daerah itu berencana melakukan pemboman di daerah perkotaan atau (area) berpenduduk," kata Brigadir Jenderal Divino Rey Pabayo, komandan Pasukan Tugas Gabungan Sulu, seperti dikutip ABS-CBN, Senin (28/1/2019).

"Ketika Anda berbicara tentang terorisme di Sulu, tersangka utama selalu (Abu Sayyaf) tetapi kami tidak mengabaikan kemungkinan bahwa ada pelaku lain," imbuh juru bicara militer Filipina, Gerry Besana, yang menyatakan lima tentara berada di antara 20 korban tewas.
(mas)
Berita Terkait
Abu Sayyaf Sergap Militer...
Abu Sayyaf Sergap Militer Filipina, 11 Tentara Dihabisi
Tragedi Pesawat Militer...
Tragedi Pesawat Militer Tewaskan 47 Orang, Filipina Perintahkan Penyelidikan
Tiga WNI Korban Sandera...
Tiga WNI Korban Sandera Abu Sayyaf Group Berhasil Diselamatkan
1 WNI Sandera Abu Sayyaf...
1 WNI Sandera Abu Sayyaf Tewas, RI Perlu Minta Ketegasan Filipina
Seorang Warga Indonesia...
Seorang Warga Indonesia yang Disandera Abu Sayyaf Tewas Ditembak
Filipina Sebut Pelaku...
Filipina Sebut Pelaku Pemboman di Jolo 2 Wanita, Salah Satunya WNI
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
2 jam yang lalu
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
3 jam yang lalu
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
4 jam yang lalu
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
5 jam yang lalu
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
9 jam yang lalu
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
10 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta OTT Wamenaker...
5 Fakta OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer, KPK Sita Uang dan Puluhan Kendaraan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved