Jerman Tangkap Staf Militer karena Jadi Mata-mata Iran

Selasa, 15 Januari 2019 - 22:54 WIB
Jerman Tangkap Staf...
Jerman Tangkap Staf Militer karena Jadi Mata-mata Iran
A A A
BERLIN - Jaksa penuntut Jerman mengatakan seorang karyawan militer telah ditahan dengan tuduhan mata-mata untuk intelijen Iran. Warga negara Jerman-Afghanistan itu bekerja sebagai penerjeman untuk militer Jerman.

Kantor kejaksaan mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa seorang warga negara Jerman-Afghanistan berusia 50 tahun, yang bernama Abdul Hamid S, adalah seorang ahli bahasa dan penasihat budaya untuk angkatan bersenjata Jerman.

"Abdul Hamid S diduga kuat bekerja di sebuah badan intelijen asing," kata pejabat intelijen kantor kejaksaan Jerman seperti dikutip dari Deutsche Welle, Selasa (15/1/2019).

Majalah berita Jerman Der Spiegel melaporkan bahwa tersangka memiliki akses ke informasi sensitif, termasuk kemungkinan rincian penempatan pasukan di Afghanistan. Dikatakan dia telah bekerja untuk dinas rahasia Iran selama beberapa tahun.

Militer Jerman Bundeswehr sering menggunakan penerjemah asli untuk menemani pasukan berpatroli di Afghanistan. Pria itu dilaporkan ditangkap di wilayah Rhineland Jerman.

Para pejabat intelijen di Jerman dan Eropa telah menimbulkan kekhawatiran tentang apa yang mereka lihat sebagai peningkatan spionase oleh Iran. Badan intelijen domestik Jerman pada bulan Juli melaporkan bahwa Iran telah meningkatkan kemampuan perang dunia maya dan menimbulkan bahaya bagi perusahaan-perusahaan Jerman.

Jerman memiliki contoh masa lalu untuk mengungkap mata-mata yang bekerja bagi badan intelijen asing.

Pada 2016, mantan perwira intelijen Jerman Markus Reichel dihukum karena menjadi mata-mata bagi CIA dan intelijen Rusia.

Pada 2013, Jerman memenjarakan sepasang suami istri yang telah menjadi mata-mata bagi dinas rahasia Rusia selama lebih dari 20 tahun. Pasangan ini telah ditempatkan di bekas Jerman Barat dari tahun 1988 oleh KGB Uni Soviet dan kemudian penggantinya, SVR.
(ian)
Berita Terkait
Balas Tindakan Berlin,...
Balas Tindakan Berlin, Teheran Usir Dua Diplomat Jerman
Imbas Sikap Keras Teheran...
Imbas Sikap Keras Teheran pada Demonstran, Jerman Tangguhkan Bisnis dengan Iran
Jerman Desak Iran Bekerjasama...
Jerman Desak Iran Bekerjasama Sepenuhnya dengan IAEA
Kanselir Jerman: Kematian...
Kanselir Jerman: Kematian Mahsa Amini Sangat Mengerikan
Puluhan Ribu Demonstran...
Puluhan Ribu Demonstran Beraksi di Berlin, Dukung Protes Anti Pemerintah Iran
JCPOA Tidak Cukup, Jerman...
JCPOA Tidak Cukup, Jerman Ingin Kesepakatan Nuklir 'Plus' dengan Iran
Berita Terkini
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
19 menit yang lalu
Deretan 25 Pemimpin...
Deretan 25 Pemimpin Dunia yang Sampaikan Belasungkawa atas Kematian Sheikh Hamad
1 jam yang lalu
Mantan PM Yordania Sebut...
Mantan PM Yordania Sebut Perang Iran dan AS Tak Ada Gunanya
2 jam yang lalu
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
5 jam yang lalu
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
6 jam yang lalu
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
7 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved