Maskapai Pakistan Perintahkan Kru Gendut Turunkan Berat Badan

Senin, 07 Januari 2019 - 10:41 WIB
Maskapai Pakistan Perintahkan...
Maskapai Pakistan Perintahkan Kru Gendut Turunkan Berat Badan
A A A
ISLAMABAD - Manajemen Pakistan International Airlines dilaporkan telah memerintahkan para awak kabin yang bertubuh gendut untuk menurunkan berat badannya dalam enam bulan pertama 2019. Jika tidak, mereka berisiko kehilangan pekerjaan.

Laporan itu awalnya muncul di media Pakistan ARY News pada 2 Januari yang menerbitkan sebuah memo. Dalam memo tersebut manajemen maskapai memutuskan bahwa para karyawan kaib yang kelebihan berat badan secara bertahap harus menguranginya hingga 30lbs (13,6 kg) dalam beberapa bulan mendatang.

"Jika ada kru yang ditemukan di atas 30 pound dari berat yang diinginkan setelah 31 Januari 2019, akan di-ground-kan dan dirujuk ke Aircrew Medical Center untuk evaluasi dan perawatan medis sampai berat berkurang hingga standar yang diinginkan/BMI," bunyi memo tersebut.

"Selanjutnya, pemeriksaan bobot semua awak kabin akan dilakukan di masing-masing stasiun pangkalan mereka dan data komprehensif akan dipertahankan untuk diperiksa manajemen," lanjut memo tersebut.

Mengutip USA Today, Senin (7/1/2019), memo itu dikirim kepada 1.800 anggota awak pesawat oleh manajer umum layanan penerbangan, Aamir Bashi.

Perwakilan perusahaan penerbangan belum bersedia membalas permintaan media untuk memberikan komentar. Namun, juru bicara Pakistan International Airlines (PIA) Mashhood Tajwar, yang dikutip Fox News, telah mengonfirmasi bahwa memo itu valid.

Dia menggambarkan instruksi itu sebagai "masalah rutin". Menurut Tajwar, sekitar 100 anggota awak kabin akan mengurangi berat badan hingga 1 Juli.

"Tidak ada yang ingin memiliki kru yang lusuh di pesawat," kata Tajwar.

Dia menambahkan bahwa operator sebelumnya telah menerima keluhan tentang pramugari gemuk. Dalam memo itu ditekankan bahwa pramugari PIA harus ramping, pintar dan bugar.
(mas)
Berita Terkait
Indonesia Kirimkan Bantuan...
Indonesia Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pakistan
Ledakan Bom Bunuh Diri...
Ledakan Bom Bunuh Diri Dekat Pos Pemeriksaan Keamanan di Pakistan Barat
Buntut Kecelakaan Pesawat...
Buntut Kecelakaan Pesawat PIA, Pakistan Larang Terbang 262 Pilot
Gagal di Medan Perang,...
Gagal di Medan Perang, Pakistan Tuding India Dalangi Serangan Teror yang Tewaskan 5 Orang
Airbus Mulai Selidiki...
Airbus Mulai Selidiki Kecelakaan Pesawat di Pakistan
Korban Selamat Pesawat...
Korban Selamat Pesawat PIA: Yang Saya Lihat Hanya Api
Berita Terkini
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jermah Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
2 jam yang lalu
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
2 jam yang lalu
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
3 jam yang lalu
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 jam yang lalu
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
4 jam yang lalu
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
5 jam yang lalu
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved