Kisah Imelda Cortez, Wanita yang Diperkosa tapi Justru Diadili

Selasa, 18 Desember 2018 - 09:33 WIB
Kisah Imelda Cortez,...
Kisah Imelda Cortez, Wanita yang Diperkosa tapi Justru Diadili
A A A
USULUTAN - Perempuan 20 tahun asal El Salvador ini bernama Imelda Cortez. Kisah hidupnya jadi sorotan media internasional karena menjadi korban pemerkosaan yang justru diadili atas tuduhan percobaan pembunuhan, yakni dituduh melakukan aborsi.

Hakim setempat pada hari Senin (17/12/2018) membebaskan Cortez. Dia dituduh melakukan aborsi setelah melahirkan secara prematur di toilet.

Bayi perempuan yang dilahirkan Cortez selamat. Namun, perempuan itu diadili atas tuduhan percobaan pembunuhan setelah bayinya ditemukan di septic tank.

Cortez dibela kelompok-kelompok HAM di El Salvador karena tuduhan itu dianggap tidak benar. Sekadar diketahui, aborsi benar-benar dilarang di negara itu dan perempuan yang melakukannya akan menghadapi hukuman penjara hingga 40 tahun.

Pengacara Cortez, Bertha Maria Deleon, menulis di Twitter bahwa pengadilan di wilayah tenggara kota Usulutan resmi membebaskan kliennya.

Seorang juru bicara dari kelompok feminis La Casa de Todas juga mengonfirmasi kepada AFP, Selasa (18/12/2018) bahwa Cortez bebas.

Cortez diperdaya ayah tirinya, yang diduga memerkosanya secara berulang kali selama periode tujuh tahun.

Perempuan muda itu telah menghabiskan lebih dari 1,5 tahun di balik jeruji besi untuk menunggu persidangan. Kasus ini berubah secara dramatis ketika jaksa mengubah tuduhan terhadapnya dari pembunuhan menjadi "pengabaian dan penelantaran".

“Kami tahu bahwa Imelda tidak melakukan kejahatan apa pun," kata pengacara Cortez lainnya, Keyla Caceres, mengatakan kepada AFP.

Kelahiran prematur ditemukan setelah Cortez mencari perawatan di rumah sakit pada April 2017 karena mengalami pendarahan. Dokter yang memeriksanya mengambil plasenta.

Cortez mengatakan dia merasakan sesuatu keluar darinya saat menggunakan kamar mandi. Polisi dan tentara memeriksa septic tank di rumah Cortez dan menemukan bayi yang menangis tertutup kotoran dan debu putih.

Bayi itu dibawa ke rumah sakit dan kondisinya selamat.

Caceres mengatakan Cortez mewakili gadis dan remaja yang hak asasi manusianya sepenuhnya dilanggar oleh undang-undang aborsi yang tak kenal ampun.
(mas)
Berita Terkait
El Salvador Gelar Sidang...
El Salvador Gelar Sidang Massal, Adili 900 Anggota Geng
Ingin Pakai Bitcoin,...
Ingin Pakai Bitcoin, Permintaan El Salvador Ditolak Bank Dunia
Bitcoin Jadi Alat Pembayaran...
Bitcoin Jadi Alat Pembayaran Sah di El Salvador: Antara Ketakutan dan Kegembiraan
Pria Migran Ini Perkosa...
Pria Migran Ini Perkosa dan Bunuh Ibu 5 Anak Secara Brutal di AS
5 Fakta Penjara Raksasa...
5 Fakta Penjara Raksasa di El Salvador, dari Dihuni Psikopat hingga Sipir Selalu Bertopeng agar Tak Dikenal
El Salvador Masih Dihantui...
El Salvador Masih Dihantui COVID-19
Berita Terkini
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
23 menit yang lalu
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
59 menit yang lalu
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
1 jam yang lalu
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
8 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
9 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
10 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved