Cemas Armada Bawah Laut Rusia, AL Inggris Latihan Anti-Kapal Selam

Minggu, 02 Desember 2018 - 01:09 WIB
Cemas Armada Bawah Laut...
Cemas Armada Bawah Laut Rusia, AL Inggris Latihan Anti-Kapal Selam
A A A
LONDON - Angkatan Laut (AL) Inggris menggelar latihan anti-kapal selam yang melibatkan sejumlah kapal perang. Manuver itu untuk menghadapi ancaman armada bawah laut Rusia yang membuat London cemas.

Beberapa kapal perang yang dilibatkan dalam manuver AL Inggris pada 30 November antara lain kapal HMS St. Albans, kapal fregat Tipe 23, serta kapal selam HMS Ambush.

"(Latihan) ini telah mempertajam gigi mereka untuk melawan ancaman yang mencemaskan dari armada bawah laut Rusia yang sedang bangkit," tulis surat kabar The News yang berbasis di Portsmouth mengutip AL Inggris, Sabtu (1/12/2018) malam.

"Untuk menjadi yang terbaik dalam hal yang kami lakukan, penting bahwa kami melatih melawan. HMS Astute menyediakan mitra itu, dengan siapa kami dapat memoles keterampilan kami ke tingkat tertinggi," kata John Cromie, komandan dari kapal perang St Albans.

Komentarnya muncul setelah Angkatan Laut Kerajaan Inggris melalui seorang juru bicaranya mengatakan bahwa HMS St Albans yang berbasis di Portsmouth telah ditugaskan untuk mengawasi kapal penjelajah Rusia kelas Slava, Marshall Ustinov, yang melakukan perjalanan melalui Selat Inggris pada pertengahan November.

"Menggarisbawahi bahwa dalam hal ini, interaksi antara St Albans dan Marshal Ustinov telah membuktikan ramah dan profesional, yang mencerminkan saling pengertian yang ada antara pelaut profesional," ujar Cromie.

Kepala Armada Laut Amerika Serikat (AS), Wakil Laksamana Andrew "Woody" Lewis, memperingatkan ancaman nyata dari armada bawah laut Rusia di Samudra Atlantik. "Mereka sangat kompeten," tambahnya.

Pada bulan Agustus, Kapten Jerry Kyd dari kapal induk Inggris; HMS Queen Elizabeth, mengatakan bahwa dalam tahun terakhir ada peningkatan yang menakutkan dalam aktivitas angkatan laut Rusia di wilayah Atlantik. "(Saya) hanya menggarisbawahi mengapa kita perlu mempertahankan armada yang seimbang, kuat dan mampu," ujarnya.

Belum lama ini kapal fregat Inggris, HMS Westminster, bergerak cepat mengawal dua kapal fregat Rusia dan kapal pendukungnya, yang kembali ke Baltik setelah beroperasi di Timur Tengah.

Kementerian Pertahanan Rusia telah berulang kali membantah tuduhan tentang apa yang disebut sebagai "ancaman Rusia". Kementerian itu menekankan bahwa kapal perangnya selalu mematuhi hukum maritim internasional ketika melewati perairan internasional.
(mas)
Berita Terkait
Negara-negara Eropa...
Negara-negara Eropa yang Dihasut Amerika Serikat untuk Boikot Gas Rusia
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Fakta Perang Hibrida...
Fakta Perang Hibrida Amerika Serikat-Rusia
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Ancaman Rudal Muncul...
Ancaman Rudal Muncul dari Barat, Rusia Siap Beri Respons Militer
Pejabat Rusia yang Dilarang...
Pejabat Rusia yang Dilarang Masuk ke Amerika Serikat
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
6 menit yang lalu
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
59 menit yang lalu
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
2 jam yang lalu
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
3 jam yang lalu
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
4 jam yang lalu
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
5 jam yang lalu
Infografis
Hanya 2 Kapal Perusak...
Hanya 2 Kapal Perusak Angkatan Laut Inggris yang Bisa Beroperasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved