Meksiko Deportasi Migran Asal Amerika Tengah

Selasa, 27 November 2018 - 08:11 WIB
Meksiko Deportasi Migran...
Meksiko Deportasi Migran Asal Amerika Tengah
A A A
MEXICO CITY - Kementerian Dalam Negeri Meksiko akan mendeportasi sekitar 500 migran yang mencoba masuk ke perbatasan Amerika Serikat (AS) secara “ilegal” dan menyulut kekerasan.

Penegasan itu setelah otoritas keamanan Meksiko terlibat bentrok dengan pengungsi yang menggelar aksi di perlintasan Tijuana dan San Diego. Meskipun terjadi ketegangan di sana, Meksiko tidak akan mengirimkan tentaranya untuk mengendalikan 7.417 migran yang memadati perbatasan AS-Meksiko.

Dalam rekaman video menunjukkan puluhan orang, termasuk perempuan dan anak-anak, menerobos kawat berduri yang memisahkan kedua negara di dekat Tijuana. Pasukan perbatasan AS menghalau mereka dengan menembakkan gas air mata.

“Sekitar 500 migran mencoba melintasi batas dengan cara kekerasan,” demikian keterangan Kementerian Dalam Negeri Meksiko dilansir Reuters.

Mereka yang teridentifikasi terlibat dalam aksi kekerasan akan segera dideportasi secepatnya. “Tindakan migran itu melanggar kerangka migrasi legal dan bisa menjadi insiden serius,” ucap mereka.

Ketegangan di Tijuana kini semakin memanas setelah kedatangan ribuan pengungsi pada awal bulan ini. Mereka tiba di Tijuana setelah menempuh perjalanan lebih dari 4.350 km dari Amerika Tengah. Mereka ingin memperbaiki nasib di AS untuk menghindari kemiskinan dan kekerasan di negara asalnya, Honduras, Guatemala, dan El Salvador.

Namun, mereka harus menunggu lama jika aplikasi suakanya diterima oleh Pemerintah AS. Apalagi Presiden AS Donald Trump tidak akan menerima para pengungsi. Pengadilan juga sudah membatalkan perintah Trump tersebut. Nasib pengungsi akan tidak jelas dalam beberapa bulan ke depan.

Di tengah keputusasaan tersebut, pada Minggu (25/11) waktu setempat, sekitar 500 migran ikut berdemonstrasi dalam menuntut hak mencari suaka di AS. “Kita bukan penjahat! Kita adalah pekerja keras!” demikian teriak para pengungsi.

Para pengungsi ingin suara mereka didengar. “Mungkin Donald Trump bisa memberikan kita kesempatan,” kata Roberto, warga Honduras yang ingin mencari suaka di AS.

“Kita datang ke sini untuk bekerja. Kita tidak mencari masalah atau kejahatan,” katanya.

Menteri Dalam Negeri Meksiko Alfonso Navarrete mengatakan migran memang menggelar aksi. Saat bersamaan, sebagian pengungsi berpisah dari demonstran dan berlari menuju perbatasan untuk melintas ke AS. Aksi itu yang disayangkan Pemerintah Meksiko.

Aksi ketegangan, perlintasan batas antara Tijuana dan San Diego pun ditutup. Itu merugikan banyak pihak. Penduduk Meksiko, Jose Fajardo, tidak bisa bekerja di San Diego karena ditutup perlintasan batas. “Ini sungguh buruk,” kata Fajardo mengacu pada ketegangan polisi dan pengungsi. Dia mengaku harus bekerja di restoran di San Diego setiap hari, tetapi kini tidak lagi melintas dan tidak ada penghasilan.

Sekitar 70.000 kendaraan dan 20.000 orang melintas dari Meksiko ke AS di perlintasan San Ysidro setiap hari. Direktur Mexico Institute di Pusat Peneltian Wilson Center di Washington, Duncan Wood, mengungkapkan penutupan tersebut merupakan respons drastis. “Itu akan merugikan jutaan dolar,” katanya.(Andika Hendra)
(nfl)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
33 menit yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
4 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
5 jam yang lalu
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
6 jam yang lalu
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
7 jam yang lalu
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
8 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved