MBS Dicap Dalang Pembunuhan Khashoggi, Menlu Saudi: CIA Salah

Selasa, 20 November 2018 - 09:49 WIB
MBS Dicap Dalang Pembunuhan...
MBS Dicap Dalang Pembunuhan Khashoggi, Menlu Saudi: CIA Salah
A A A
RIYADH - Menteri Luar Negeri (menlu) Arab Saudi Adel al-Jubeir pada hari Selasa (20/11/2018) mengatakan klaim, termasuk oleh CIA, bahwa Putra Mahkota Muhammad bin Salman (MBS) memberi perintah untuk membunuh wartawan Jamal Khashoggi salah.

Sejumlah media Amerika Serikat (AS), termasuk Reuters dan Washington Post, melaporkan penilaian CIA akhir pekan lalu dalam kasus yang telah memicu kecaman internasional tersebut. Penilaian CIA itu bertentangan dengan pernyataan pemerintah Saudi bahwa MBS tidak terlibat.

"Kami di kerajaan tahu bahwa tuduhan tentang Putra Mahkota tidak memiliki dasar dalam kebenaran dan kami menolaknya, baik melalui bocoran atau tidak," kata Jubeir seperti dikutip surat kabar Al Sharq Al Awsat milik Saudi.

Komentar diplomat top Riyadh ini merupakan pernyataan resmi pertama Saudi sejak penilaian CIA bocor ke media.

"Itu adalah bocoran yang belum diumumkan secara resmi, dan saya perhatikan bahwa mereka didasarkan pada penilaian, bukan bukti konklusif," imbuh dia.

Seorang sumber yang mengetahui penilaian CIA mengatakan bahwa penilaian intelijen Amerika itu sebagian besar didasarkan pada bukti yang secara tidak langsung berkaitan dengan peran sentral MBS dalam menjalankan pemerintahan Saudi.

Jubeir juga ditanya tentang komentar Presiden Turki Tayyip Erdogan bahwa perintah pembunuhan berasal dari pejabat tingkat tertinggi kepemimpinan Saudi tetapi bukan Raja Salman. Isyarat Erdogan itu kemungkinan mengarah kepada putra mahkota berusia 33 tahun tersebut.

"Kami telah meminta pihak berwenang Turki pada tingkat tertinggi tentang arti komentar-komentar ini, dan mereka menegaskan kepada kami secara pasti bahwa Putra Mahkota tidak dimaksudkan oleh komentar-komentar ini," katanya.

"Kepemimpinan Kerajaan Arab Saudi, yang diwakili oleh Penjaga Dua Masjid Suci (raja) dan Putra Mahkota, adalah garis merah, dan kami tidak akan mengizinkan upaya untuk mencederai atau melemahkan mereka," paparnya.

Khashoggi, wartawan Arab Saudi pengkritik rezim Riyadh dibunuh di dalam Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018. Dia dimutilasi skuat algojo Riyadh yang oleh pemerintah Saudi diklaim sebagai "operasi nakal".
(mas)
Berita Terkait
Tunangan Khashoggi Peringatkan...
Tunangan Khashoggi Peringatkan Biden: Jangan Letakkan Minyak di Atas Prinsip
Anggota Dewan Kota Usulkan...
Anggota Dewan Kota Usulkan Nama Jalan Kedubes Saudi Diganti jadi Khashoggi
Jamal Khashoggi, Jurnalis...
Jamal Khashoggi, Jurnalis Arab Saudi yang Dibunuh Secara Misterius
New York Times: Pembunuh...
New York Times: Pembunuh Khashoggi Terima Pelatihan Paramiliter di AS
Istri Khashoggi Desak...
Istri Khashoggi Desak Turki Serahkan Bukti Pembunuhan Suaminya
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Tiba di Turki, Kasus Khashoggi Ditutup?
Berita Terkini
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
31 menit yang lalu
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
57 menit yang lalu
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
1 jam yang lalu
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
1 jam yang lalu
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
2 jam yang lalu
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved