Amnesty Internasional Cabut Penghargaan HAM Aung San Suu Kyi

Selasa, 13 November 2018 - 21:34 WIB
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Cabut Penghargaan HAM Aung San Suu Kyi
A A A
LONDON - Amnesty International (AI) mengumumkan pencabutan penghargaan HAM tertinggi "Ambassador of Conscience" yang pernah diberikan kepada pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi pada tahun 2009. AI menyebut Suu Kyi telah mengkhianati nilai-nilai yang pernah dibelanya.

Menurut keterangan pers AI, yang diterima Sindonews pada Selasa (13/11), akhir pekan lalu Sekretaris Jenderal AI, Kumi Naidoo telah mengirimkan surat kepada Suu Kyi mengenai pencabutan penghargaan tersebut.

Dalam suratnya, Naidoo mengekspresikan kekecewaan AI atas kenyataan bahwa walaupun telah mencapai separuh dari masa jabatannya, dan setelah delapan tahun dibebaskan dari tahanan rumah, Suu Kyi dinilai tidak menggunakan otoritas politik dan moralnya untuk menjaga HAM, menegakkan keadilan, dan kesetaraan.

Suu Kyi, lanjut Naidoo, justru menutup mata terhadap kekejaman militer Myanmar dan meningkatnya serangan terhadap kebebasan berekspresi di negara tersebut.

“Sebagai seorang "Ambassador of Conscience" AI, harapan kami adalah Anda melanjutkan otoritas moral Anda untuk menentang ketidakadilan dimanapun Anda melihatnya, termasuk di Myanmar sendiri,” kata Naidoo dalam surat tersebut.

“Kami sangat kecewa menyampaikan bahwa Anda (Suu Kyi) tidak lagi mewakili simbol harapan, keberanian, dan pembela hak asasi manusia. AI tidak mempunyai alasan untuk tetap mempertahankan status Anda sebagai penerima penghargaan Ambassador of Conscience. Oleh karena itu, dengan sangat sedih kami menariknya dari Anda,” tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Pakar PBB: Junta Myanmar...
Pakar PBB: Junta Myanmar Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan Sejak Kudeta
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
PM Myanmar: Tidak Ada...
PM Myanmar: Tidak Ada Satu Kekuatan Pun yang Boleh Mengendalikan Dunia
Myanmar Akan Gelar Pemilu...
Myanmar Akan Gelar Pemilu pada Desember 2025
Terjebak Semalaman,...
Terjebak Semalaman, Demonstran Myanmar Berhasil Lolos dari Kepungan Pasukan Keamanan
Berlutut Hadang Polisi...
Berlutut Hadang Polisi Myanmar, Biarawati: Tembak Aku Saja
Berita Terkini
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
14 menit yang lalu
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
2 jam yang lalu
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
3 jam yang lalu
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
3 jam yang lalu
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
4 jam yang lalu
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
5 jam yang lalu
Infografis
3 Bandara Ini Kembali...
3 Bandara Ini Kembali Mendapatkan Status Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved