Saudi Akhirnya Akui Pembunuhan Khashoggi Dilakukan Secara Terencana

Kamis, 25 Oktober 2018 - 22:29 WIB
Saudi Akhirnya Akui...
Saudi Akhirnya Akui Pembunuhan Khashoggi Dilakukan Secara Terencana
A A A
RIYADH - Jaksa penuntut umum Arab Saudi mengatakan, bahwa pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di Konsulat Riyadh di Istanbul adalah pembunuhan berencana. Pernyataan ini membalikkan pernyataan resmi sebelumnya, yang menyebut pembunuhan itu tidak disengaja.

Para pejabat Saudi awalnya menyangkal memiliki hubungan dengan menghilangnya Khashoggi, setelah ia memasuki konsulat pada 2 Oktober, sebelum akhirnya mengubah pernyataan resmi dengan mengatakan penyelidikan internal menunjukan Khashoggi secara tidak sengaja terbunuh dalam operasi yang gagal untuk mengembalikannya ke Saudi.

Namun, dalam sebuah pernyataan terbaru, jaksa penuntut umum Saudi mengatakan, pembunuhan itu direncanakan, dan bahwa jaksa penuntut menginterogasi tersangka atas dasar informasi yang diberikan oleh tim gabungan Saudi-Turki.

"Informasi dari pihak Turki menegaskan bahwa para tersangka dalam kasus Khashoggi telah merencanakan kejahatan mereka," kata jaksa penuntut umum Saudi, seperti dilansir Channel News Asia pada Kamis (25/10).

Sementara itu, sebelumnya, Media Amerika Serikat (AS), Washington Post melaporkan bahwa Direktur CIA, Gina Haspel telah mendengarkan rekaman audio interogasi dan pembunuhan Jamal Khashoggi. Haspel disebut mendengarkan rekaman itu saat dia berkunjung ke Turki beberapa hari lalu.

"Haspel, yang berangkat untuk perjalanan rahasia ke Turki pada hari Senin, mendengar audio selama kunjungannya, menurut orang-orang yang ikut dalam kunjungannya. Seseorang yang terlibat dalam kunjungan menuturkan, rekaman itu 'menarik' dan bisa membuat AS memberi tekanan lebih banyak untuk membuat Arab Saudi bertanggung jawab atas kematian Khashoggi," bunyi laporan Washington Post
(esn)
Berita Terkait
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Arab Saudi Segera Buka...
Arab Saudi Segera Buka Toko Alkohol Pertama
Pangeran Badr bin Abdul...
Pangeran Badr bin Abdul Mohsin yang Memajukan Tradisi dan Budaya Saudi Meninggal pada Usia 75 Tahun
Anak Muda Saudi Ini...
Anak Muda Saudi Ini Ubah Gurun Pasir Jadi Ladang Pertanian yang Menarik Wisatawan Asing
3 Alasan PM Netanyahu...
3 Alasan PM Netanyahu Meminta Raja Salman Mendirikan Negara Palestina di Arab Saudi
Arab Saudi Bertambah...
Arab Saudi Bertambah Kaya Raya, Ternyata Ini 3 Penyebabnya
Berita Terkini
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
48 menit yang lalu
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
1 jam yang lalu
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
2 jam yang lalu
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
2 jam yang lalu
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 jam yang lalu
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
5 jam yang lalu
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved