China dan 10 Negara ASEAN Termasuk Indonesia Siap Manuver Bareng

Senin, 22 Oktober 2018 - 10:16 WIB
China dan 10 Negara...
China dan 10 Negara ASEAN Termasuk Indonesia Siap Manuver Bareng
A A A
SINGAPURA - China dan sepuluh negara Perhimpunan Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) termasuk Indonesia akan menggelar latihan maritim gabungan pertama minggu depan. Manuver bareng ini akan berlangsung di kawasan Laut China Selatan dengan tujuan meredam ketegangan.

Klaim hampir seluruh kawasan Laut China Selatan oleh Beijing telah menjadi sumber gesekan dengan beberapa negara pengklaim (Filipina, Malaysia, Brunei, Vietnam dan Taiwan). Dominasi China itu juga ditentang Amerika Serikat dengan alasan bisa membahayakan kebebasan navigasi di kawasan laut internasional.

Meskipun ada ketidaksepakatan terkait sengketa kawasan tersebut, China dan ASEAN terus berusaha untuk menciptakan suasana damai dalam upaya untuk menghentikan ketegangan yang bisa mengarah pada bahaya yang di luar kendali.

Persiapan manuver gabungan China dengan sepuluh negara ASEAN tersebut disampaikan Menteri Pertahanan Singapura Ng Eng Hen, pekan lalu.

"Saat kita berbicara, angkatan laut ASEAN sedang dalam perjalanan ke Zhanjiang di China untuk Latihan Maritim ASEAN-China," katanya, yang dikutip dari AFP, Senin (22/10/2018).

Pengumuman Menhan Singapura ini disampaikan dalam forum pertemuan para Menhan ASEAN yang juga dihadiri Menhan AS James Norman Mattis dan Menhan China Wei Fenghe.

Menurut Ng, latihan maritim gabungan akan membantu untuk membangun kepercayaan.

Kota Zhanjiang di China Selatan adalah rumah bagi Armada Laut Selatan dari Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China.

Ng juga mengumumkan bahwa ASEAN berencana untuk mengadakan latihan maritim dengan AS untuk pertama kalinya pada tahun depan.

Sementara itu, Mattis bersikeras bahwa dia tidak percaya latihan China-ASEAN akan mengurangi pengaruh AS di wilayah vital yang strategis tersebut.

"Kami tidak melihat ini sebagai hal yang bertentangan dengan kepentingan kami," katanya.

"Jika kita bisa memiliki kegiatan semacam itu, itu transparan, sesuatu yang kurang di Laut China Selatan. Maka, itu akan bekerja ke arah yang benar," ujarnya.

Hoang Thi Ha, seorang analis politik dengan ISEAS-Yusof Ishak Institute di Singapura, mengatakan latihan gabungan pekan depan ditujukan untuk menunjukkan bahwa China dan ASEAN mengelola masalah maritim mereka dengan baik.

Namun dia menambahkan pentingnya latihan itu tidak boleh dibesar-besarkan karena itu latihan di perairan yang sejatinya tidak diperdebatkan.

"AS tidak kehilangan landasan karena ASEAN memilih untuk terbuka dan inklusif," katanya kepada AFP.
(mas)
Berita Terkait
Wang: China dan ASEAN...
Wang: China dan ASEAN Harus Cegah Gangguan Luar di Laut China Selatan
AS Siap Bantu ASEAN...
AS Siap Bantu ASEAN Lawan China atas Klaim Laut China Selatan
Partai Komunis China...
Partai Komunis China Nyatakan Siap Perang dengan Negara ASEAN dan AS
Konflik Laut China Selatan...
Konflik Laut China Selatan Memanas, Hak Indonesia Atas ZEE Sesuai Hukum 1982
Potensi Konflik di Laut...
Potensi Konflik di Laut China Selatan antara RRC, Amerika Serikat, dan ASEAN
ASEAN dan China Berseteru,...
ASEAN dan China Berseteru, Dua Kapal Induk AS Unjuk Kekuatan
Berita Terkini
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
16 menit yang lalu
Trump Mendadak Batal...
Trump Mendadak Batal Bombardir Iran Besar-besaran, Israel Terkejut
35 menit yang lalu
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
10 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
11 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
12 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
13 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved