ASEAN dan China Berseteru, Dua Kapal Induk AS Unjuk Kekuatan
Senin, 29 Juni 2020 - 07:18 WIB
loading...
Kapal induk Amerika Serikat, USS Ronald Reagan dengan jet-jet tempur di atas deknya. Foto/US Navy
A
A
A
MANILA - Dua kapal induk Amerika Serikat (AS) lengkap dengan kelompok tempurnya memulai latihan perang bersama di Laut Filipina pada hari Minggu. Unjuk kekuatan itu hanya berselang sehari setelah para pemimpin ASEAN menyampaikan pernyataan terkuat yang menentang klaim China atas hampir seluruh Laut China Selatan.
Beijing mengklaim hampur seluruh kawasan Laut China Selatan dengan alasan historis. Namun, beberapa negara yang tergabung dalam Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) juga memiliki klaim di kawasan serupa yang saling tumpang tindih.
Dua kapal induk Amerika dan kelompok tempurnya yang bermanuver bersama adalah USS Nimitz dan USS Ronald Reagan.(Baca: Dua Kapal Induk AS Bermanuver di Laut Filipina, Waswas Konflik dengan China )
"USS Nimitz dan USS Ronald Reagan Carrier Strike Groups memulai latihan untuk meningkatkan komitmen responsif, fleksibel, dan abadi Amerika Serikat untuk perjanjian pertahanan timbal balik dengan sekutu dan mitra di Indo-Pasifik," kata Angkatan Laut AS dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Japan Times, Senin (29/6/2020).
Latihan perang gabungan kelompok tempur dua kapal induk ini juga berselang seminggu setelah USS Nimitz dan kapal induk lainnya, USS Theodore Roosevelt, melakukan operasi bersama di kawasan yang sama.
Beijing mengklaim hampur seluruh kawasan Laut China Selatan dengan alasan historis. Namun, beberapa negara yang tergabung dalam Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) juga memiliki klaim di kawasan serupa yang saling tumpang tindih.
Dua kapal induk Amerika dan kelompok tempurnya yang bermanuver bersama adalah USS Nimitz dan USS Ronald Reagan.(Baca: Dua Kapal Induk AS Bermanuver di Laut Filipina, Waswas Konflik dengan China )
"USS Nimitz dan USS Ronald Reagan Carrier Strike Groups memulai latihan untuk meningkatkan komitmen responsif, fleksibel, dan abadi Amerika Serikat untuk perjanjian pertahanan timbal balik dengan sekutu dan mitra di Indo-Pasifik," kata Angkatan Laut AS dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Japan Times, Senin (29/6/2020).
Latihan perang gabungan kelompok tempur dua kapal induk ini juga berselang seminggu setelah USS Nimitz dan kapal induk lainnya, USS Theodore Roosevelt, melakukan operasi bersama di kawasan yang sama.
Lihat Juga :