Kasus Khashoggi Ancam Masa Depan MBS Sebagai Raja Saudi

Kamis, 18 Oktober 2018 - 08:34 WIB
Kasus Khashoggi Ancam...
Kasus Khashoggi Ancam Masa Depan MBS Sebagai Raja Saudi
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, mengirim peringatan kepada putra mahkota Arab Saudi, Pangeran Muhammad bin Salman (MBS). Menurutnya, masa depan MBS sebagai Raja Saudi tergantung pada penanganan kasus dugaan pembunuhan Jamal Khashoggi.

Sebuah sumber yang mengikuti pertemuan antara Pompeo dengan MBS mengatakan bahwa meski dalam foto yang beredar keduanya tersenyum, namun hal itu seharusnya tidak dibaca sebagai indikasi bahwa pertemuan itu berjalan baik.

"Sebaliknya, Pompeo mengatakan kepada bin Salman dengan tegas bahwa ia harus mengendalikan situasinya dan bahwa setiap fakta akan keluar," kata sumber itu seperti dikutip dari CNN, Kamis (18/10/2018).

Sumber tersebut menambahkan bahwa senyuman kedua orang itu berakhir ketika foto itu diambil.

Sumber yang berbicara dengan syarat anonim itu mengatakan Pompeo juga menjelaskan kepada MBS bahwa Saudi harus melakukan penyelidikan dengan cepat. Diplomat tinggi AS itu menekankan bahwa waktunya sangat singkat dan orang-orang Saudi harus berurusan dengan orang-orang yang terlibat dengan cepat.

"Pompeo melanjutkan untuk mengatakan kepada pangeran secara blak-blakan bahwa jika mereka tidak mau, AS yang harus berurusan dengan ini dan akan mengambil tindakan karena dunia akan menuntutnya dan bahwa tangan Presiden Trump akan dipaksa oleh tekanan global," kata sumber itu.

Sumber itu mengatakan kepada CNN bahwa Pompeo juga mengatakan kepada bin Salman bahwa dia harus mengetahui apa yang terjadi bahkan jika putra mahkota tidak tahu tentang itu sebelumnya.

Sumber itu tidak menggambarkan bagaimana putra mahkota atau Saudi bereaksi, tetapi mengatakan pesan itu telah diterima. Ketika ditanya apakah Pompeo merasa putra mahkota akan melakukan apa saja, sumber itu mengatakan buktinya akan berada dalam tindakan apa yang dilakukan oleh Saudi.

Sejumlah pejabat Turki mengatakan kepada CNN bahwa mayat Khashoggi dipotong-potong setelah dia dibunuh di konsulat. Seorang sumber mengatakan bahwa ayah empat anak itu, yang berusia 59 tahun ketika dia menghilang, mungkin telah disuntik dengan semacam obat penenang.
(ian)
Berita Terkait
Tunangan Khashoggi Peringatkan...
Tunangan Khashoggi Peringatkan Biden: Jangan Letakkan Minyak di Atas Prinsip
Anggota Dewan Kota Usulkan...
Anggota Dewan Kota Usulkan Nama Jalan Kedubes Saudi Diganti jadi Khashoggi
Jamal Khashoggi, Jurnalis...
Jamal Khashoggi, Jurnalis Arab Saudi yang Dibunuh Secara Misterius
New York Times: Pembunuh...
New York Times: Pembunuh Khashoggi Terima Pelatihan Paramiliter di AS
Istri Khashoggi Desak...
Istri Khashoggi Desak Turki Serahkan Bukti Pembunuhan Suaminya
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Tiba di Turki, Kasus Khashoggi Ditutup?
Berita Terkini
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
30 menit yang lalu
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
2 jam yang lalu
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
2 jam yang lalu
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
3 jam yang lalu
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
3 jam yang lalu
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
4 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Kapal Induk...
5 Alasan Kapal Induk AS Tak Lagi Relevan dalam Perang Masa Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved