Militerisasi LCS, China Sebut Tuduhan AS Menyesatkan

Rabu, 17 Oktober 2018 - 10:30 WIB
Militerisasi LCS, China...
Militerisasi LCS, China Sebut Tuduhan AS Menyesatkan
A A A
BEIJING - Amerika Serikat (AS) mencoba mengalihkan kesalahan ke China dengan mengklaim bahwa Beijing melakukan militerisasi Laut Cina Selatan (LCS). Demikian yang dikatakan juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lu Kang.

"China memiliki kedaulatan yang tak terbantahkan atas pulau-pulau Laut Cina Selatan dan perairannya yang berdekatan," Lu Kang menekankan.

"Kegiatan konstruksi damai China di wilayahnya sendiri, termasuk penempatan fasilitas pertahanan yang diperlukan, adalah hak dari jaminan dan pertahanan diri yang diberikan kepada negara-negara berdaulat di bawah hukum internasional, dan itu tidak ada hubungannya dengan militerisasi," tegas Lu Kang seperti dikutip dari Peoples Daily, Rabu (17/10/2018).

Lu Kang mengatakan tidak ada masalah navigasi dan kebebasan berlebih di LCS. Namun, AS telah sering mengirimkan kapal perang, mencapai terumbu karang LCS dan secara ilegal memasuki perairan wilayah Kepulauan Xisha China untuk apa yang disebut FONOP.

"AS-lah yang menciptakan ketegangan dan berusaha untuk meliberalisasi kawasan itu," cetus Lu Kang.

Mengenai apa yang disebut "ancaman sembrono" kapal perang China yang dilakukan terhadap kapal perang AS, Lu Kang mencatat bahwa AS memperkeruh mana yang benar dan yang salah. Kapal perang AS berlayar sangat jauh ke wilayah Cina, tetapi menuduh kapal perang China melakukan "ancaman sembrono" adalah tindakan melempar kesalahan.

China mendesak AS untuk menghentikan mengaduk masalah dan menciptakan ketegangan, menghormati upaya negara-negara regional untuk menyelesaikan masalah melalui negosiasi dan konsultasi, berhenti merugikan kedaulatan dan kepentingan keamanan China, dan menjadi penyumbang perdamaian dan stabilitas di Laut Cina Selatan, bukan perusak.
(ian)
Berita Terkait
Dekati Kepulauan Paracel,...
Dekati Kepulauan Paracel, China Kirim Peringatan ke Kapal Berpeluru Kendali AS
Kirim Kapal Perang Berpeluru...
Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali, AS Tantang Klaim China di LCS
AS Sangkal Kapal Perangnya...
AS Sangkal Kapal Perangnya Diusir China di Laut China Selatan
Kapal Induk AS Gelar...
Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan
AS: Undang-undang Maritim...
AS: Undang-undang Maritim Baru China Langgar Perjanjian Internasional
Pentagon Prihatin China...
Pentagon Prihatin China Gelar Latihan Militer di LCS
Berita Terkini
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
1 jam yang lalu
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
1 jam yang lalu
IRGC Serang 3 Pangkalan...
IRGC Serang 3 Pangkalan Militer Zionis, Israel Gempur 5 Kota Iran
1 jam yang lalu
AS Hendak Beli Kepulauan...
AS Hendak Beli Kepulauan Chagos, Ini Tujuannya
2 jam yang lalu
Iran Luncurkan Gelombang...
Iran Luncurkan Gelombang Kedua Serangan Rudal, Jenderal Tertinggi Israel Sembunyi di Bunker
3 jam yang lalu
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
4 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved