Jet F-35 AS dan Israel Mengudara Lagi usai Dikandangkan Massal

Senin, 15 Oktober 2018 - 07:39 WIB
Jet F-35 AS dan Israel...
Jet F-35 AS dan Israel Mengudara Lagi usai Dikandangkan Massal
A A A
WASHINGTON - Pesawat-pesawat jet tempur siluman F-35 Amerika Serikat (AS) dan Israel dioperasikan lagi setelah pekan lalu dikandangkan secara keseluruhan karena ada temuan kerusakan pada tabung bahan bakar.

Kerusakan pada tabung bahan bakar itulah yang jadi penyebab jatuhnya satu pesawat F-35 Amerika di South Carolina, 28 September lalu.

Lockheed Martin, produsen pesawat termahal tersebut, mengumumkan mayoritas jet tempur F-35 di AS dan di seluruh dunia kembali terbang ke langit pada hari Minggu.

Dalam sebuah pernyataan untuk pers, Lockheed Martin mengatakan mesin pesawat diperiksa dan pesawat diizinkan untuk operasi penerbangan karena sudah ada penggantian tabung bahan bakar.

Perusahaan itu menambahkan bahwa pihaknya berupaya menyelesaikan masalah dan membatasi gangguan operasional armada F-35 AS. Pengiriman jet F-35, 91 unit di antaranya dijadwalkan untuk tahun ini, tidak akan terpengaruh.Baca juga: Ikuti AS, Israel Kandangkan Semua Jet Tempur Siluman F-35
Pengandangan massal pesawat siluman ini bukan pertama kali terjadi. Pada tahun 2016, Angkatan Udara Amerika Serikat mengandangkan 15 unit F-35 setelah isolasi tabung pendingin yang dipasang di tangki bahan bakar hancur berantakan. Lockheed Martin menyatakan bahwa salah satu pemasoknya telah mengirimkan isolasi yang salah untuk jet tempur tersebut.

Angkatan Udara Israel (IAF) juga mengonfirmasi operasional 12 unit jet tempur canggih itu ke layanan militernya. Tel Aviv menyebut pesawat siluman ini dengan sebutan Adir.

"Pesawat 'Adir' Angkatan Udara Israel akan kembali ke kegiatan rutin dan operasional hari ini,” kata IAF dalam sebuah pernyataan yang dilansir Times of Israel, Senin (15/10/2018).

Diluncurkan pada awal 1990-an, program F-35 dianggap sebagai sistem senjata paling mahal dalam sejarah AS, dengan perkiraan biaya sekitar USD400 miliar. Program itu menargetkan produksi 2.500 unit pesawat pada tahun-tahun mendatang.

Israel mulai menerima jet tempur siluman generasi kelima dari Amerika Serikat pada Desember 2016. Pesawat itu dinyatakan beroperasi sekitar setahun kemudian.

Pada Mei 2018 lalu, komandan IAF Amikam Norkin mengungkapkan bahwa Israel merupakan negara pertama yang telah menggunakan pesawat itu untuk operasional. Menurutnya, pesawat F-35 melakukan serangan udara pada dua kesempatan. Namun, dia tidak merinci lokasi serangannya.
(mas)
Berita Terkait
Spesifikasi Jet Tempur...
Spesifikasi Jet Tempur F-35 Israel yang dikandangkan
Giliran Israel Kandangkan...
Giliran Israel Kandangkan Jet Tempur Siluman F-35
4 Senjata Israel Pasokan...
4 Senjata Israel Pasokan Amerika Serikat, Termasuk Jet Tempur Siluman F-35
Israel Menentang Penjualan...
Israel Menentang Penjualan Jet Tempur F-35 AS ke UEA
Organisasi Zionis Amerika...
Organisasi Zionis Amerika Kecam Rencana Trump Jual 48 Jet Tempur F-35 ke Arab Saudi
Spanyol Tunda Rencana...
Spanyol Tunda Rencana Pembelian Jet Tempur F-35 dari AS, Ada Apa Gerangan?
Berita Terkini
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
11 menit yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
1 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
2 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
3 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
3 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
4 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved