Menlu Suriah: S-300 Rusia Cukup untuk Mengatasi Ancaman Israel

Senin, 01 Oktober 2018 - 16:41 WIB
Menlu Suriah: S-300...
Menlu Suriah: S-300 Rusia Cukup untuk Mengatasi Ancaman Israel
A A A
NEW YORK - Menteri Luar Negeri Suriah Walid Muallem mengatakan pengiriman sistem rudal pertahanan udara S-300 Rusia merupakan langkah "tepat waktu". Menurutnya, senjata pertahanan itu sudah cukup untuk mengatasi ancaman dari Israel.

"Ini adalah sistem yang defensif dalam sifatnya daripada ofensif, dan itu dimaksudkan untuk pertahanan wilayah udara Suriah. Jika kita menganalisa pentingnya perlindungan wilayah udara Suriah, kita akan melihat bahwa itu mencerminkan keamanan dan stabilitas, tetapi bukan perang," katanya dalam sebuah wawancara dengan media Rusia pada hari Minggu (30/9/2018).

"Saya ingin mencatat bahwa ini adalah langkah yang sangat tepat waktu dan kami sangat berterima kasih kepada Rusia atas upayanya," ujarnya.

Muallem yang mengikuti Sidang Ke-73 Majelis Umum PBB juga menekankan bahwa sistem tersebut memiliki kapasitas yang memadai untuk menanggapi ancaman Israel terhadap negaranya, Republik Arab Suriah.

"Bagaimanapun, S-300 sudah cukup untuk menanggapi ancaman ini," katanya kepada penyiar Russia Today, saat menjawab pertanyaan tentang ancaman Israel sehubungan dengan kehadiran Iran di wilayah Suriah.

Dia menekankan bahwa prajurit Iran dikerahkan ke wilayah Suriah dengan alasan yang sah dan dalam kapasitas sebagai penasihat.

"Hubungan Suriah-Iran bukan masalah tawar-menawar. Hubungan ini didasarkan pada keputusan dua negara berdaulat, keputusan independen keduanya," tegas Mualem.

Rusia memutuskan untuk memasok Suriah dengan sistem pertahanan udara S-300 setelah pesawat Il-20 Rusia tak sengaja ditembak jatuh oleh sistem rudal S-200 Damaskus saat merespons serangan empat jet tempur F-16 Israel di Latakia pada 17 September 2018. Sebanyak 15 tentara Moskow tewas dalam insiden itu.

Kementerian Pertahanan Rusia menyalahkan militer Tel Aviv dalam insiden tersebut. Menurur kementerian itu, Israel memberi tahu Rusia tentang operasinya hanya satu menit sebelum serangan.

Selain itu, sebuah data rekaman dari sistem rudal S-400 yang diaktifkan di Pangkalan Khmeimim, Latakia, menunjukkan jet tempur F-16 bersembunyi di belakang pesawat Il-20 saat sistem rudal S-200 Suriah.
(mas)
Berita Terkait
Serang Bandara Suriah,...
Serang Bandara Suriah, Rusia Minta Klarifikasi Israel
Rusia Desak Israel Hentikan...
Rusia Desak Israel Hentikan Serangan Udara di Suriah
Bombardir Suriah, 8...
Bombardir Suriah, 8 Rudal Israel Rontok Oleh Sistem Pertahanan Rusia
Israel Terus Melancarkan...
Israel Terus Melancarkan Serangan ke Suriah, Rusia Ancam Tel Aviv
4 Alasan Israel Ingin...
4 Alasan Israel Ingin Rusia Pertahankan Pangkalan di Suriah, Salah Satunya Menekan Pengaruh Turki
Kecam Invasi Israel...
Kecam Invasi Israel ke Suriah, Rusia Tarik Aset Militernya
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
3 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
4 jam yang lalu
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
5 jam yang lalu
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
6 jam yang lalu
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
7 jam yang lalu
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
8 jam yang lalu
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved