Wapres India Sebut Bahasa Inggris Penyakit dari Penjajah

Senin, 17 September 2018 - 10:31 WIB
Wapres India Sebut Bahasa...
Wapres India Sebut Bahasa Inggris Penyakit dari Penjajah
A A A
NEW DELHI - Wakil Presiden (wapres) India Venkaiah Naidu menolak menggunakan bahasa Inggris. Dia menyebut bahasa itu sebagai penyakit yang ditinggalkan oleh penjajah Inggris.

Komentar Naidu muncul dalam sebuah pidato di mana dia menyerukan agar Hindi menjadi bahasa resmi negara. Dia meminta rekan-rekan politiknya untuk tidak menggunakan bahasa Inggris.

"Penyakit ini yang ditinggalkan Inggris, kita harus membebaskan diri dari penyakit ini," katanya pada sebuah acara di New Delhi yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri.

Naidu gencar mempromosikan penyebaran bahasa Hindi sebagai simbol persatuan sosio-politik dan linguistik negara. Menurutnya, berbicara dalam bahasa ibu adalah hal yang membuat orang terhubung.

"Jika Anda ingin menjangkau orang-orang...memahami mereka, maka Anda harus benar mengekspresikan emosi Anda," katanya mengacu pada pentingnya penggunaan bahasa Hindi, seperti diberitakan Mirror kemarin yang mengutip Hindustan Times.

"Lebih mudah untuk mengekspresikan perasaan Anda dalam bahasa ibu seseorang, dalam bahasa India. Ini adalah pengalaman semua orang," ujarnya.

"Itu sebabnya orang harus berbicara dengan bahasa ibu seseorang di rumah," kata wapres India tersebut.

Dia menghargai para pejabat asing yang berkunjung ke India dan lebih memilih menggunakan bahasa mereka sendiri."Ketika Presiden China datang ke sini, dia berbicara dalam bahasa ibunya," kata Naidu.

"Presiden Iran, seorang PhD dalam bahasa Inggris, juga berbicara dalam bahasa ibunya ketika dia berada di sini. Seseorang seharusnya tidak pernah melupakan bahasa ibu mereka," imbuh dia.Sekadar diketahui, bahasa Hindi dan bahasa Inggris sama-sama diakui sebagai bahasa resmi di India. Bahasa Hindi merupakan salah satu bahasa dengan jumlah penutur terbanyak di dunia.
(mas)
Berita Terkait
Jurnalis Inggris Sebut...
Jurnalis Inggris Sebut Pakistan sebagai Pemenang dalam Perang dengan India
Pakistan Ungkap India...
Pakistan Ungkap India Gunakan Drone Israel dengan Mesin Buatan Inggris
5 Fakta Gerakan Khalistan,...
5 Fakta Gerakan Khalistan, Berkembang Pesat di Kanada dan Inggris, tapi Mandul di India
India Siap Hidupkan...
India Siap Hidupkan Kembali 3 Motor Legendaris Inggris
Kenapa India dan Pakistan...
Kenapa India dan Pakistan Pisah? Ternyata Ini Penyebabnya
Pandemi Covid-19 Memburuk,...
Pandemi Covid-19 Memburuk, PM Inggris Batalkan Kunjungan ke India
Berita Terkini
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
26 menit yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
1 jam yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
1 jam yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
2 jam yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
2 jam yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
4 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved