Aksi Maduro Cari Pinjaman China: Bungkuk 3 Kali di Makam Mao Zedong

Sabtu, 15 September 2018 - 13:12 WIB
Aksi Maduro Cari Pinjaman...
Aksi Maduro Cari Pinjaman China: Bungkuk 3 Kali di Makam Mao Zedong
A A A
BEIJING - Presiden Venezuela Nicolas Maduro telah memulai kunjungan ke China untuk meneken serangkaian kesepakatan terkait pinjaman Beijing guna memperkuat ekonomi negaranya yang dilanda krisis.

Dalam aksi diplomasinya, penerus Hugo Chavez ini memuji pendiri pemerintahan Komunis China, Mao Zedong, dengan membungkuk tiga kali di makamnya, di Beijing.

"Kami memulai kunjungan kenegaraan ini dengan cara terbaik karena kami datang untuk memberi penghargaan kepada nakhoda besar Mao Zedong," kata Maduro, pada hari Jumat (14/9/2018).

"Saya sangat tersentuh karena itu benar-benar mengingatkan pada salah satu pendiri besar abad 21," ujarnya.

Para pemimpin asing biasanya memilih untuk tidak mengunjungi makam Mao, sosok yang dianggap bertanggung jawab atas kematian jutaan orang China selama peristiwa Great Leap Forward 1949 dan Revolusi Kebudayaan 1976.

Mantan Presiden Kuba Raul Castro adalah pemimpin internasional terakhir yang mengunjungi situs yang menghadap ke Lapangan Tiananmen tersebut pada tahun 2005 atau 10 tahun setelah kakaknya, Fidel Castro, pada tahun 1995.

Pada hari Jumat, Maduro dan Menteri Luar Negeri Cina Wang Yi menyaksikan penandatanganan 28 kesepakatan yang menurut presiden Venezuela bernilai miliaran dolar.

Nota kesepahaman yang diteken termasuk kesepakatan peningkatan kerja sama dalam eksplorasi bersama gas di Venezuela, aliansi strategis dalam penambangan emas dan pasokan produk farmasi.

Maduro, yang akan meninggalkan China pada hari Minggu (16/9/2018) besok, menyebut negara tersebut sebagai "kakak perempuan" Venezuela. Sedangkan Wang mengatakan kedua negara bertujuan untuk memiliki hubungan sebagai "sekuat Tembok Besar China".

Sekadar diketahui, China adalah kreditur utama Venezuela dan telah meminjamkan USD50 miliar dalam satu dekade terakhir. Konsultan Venezuela, Ecoanalitica, menyatakan Maduro dapat kembali ke negaranya dengan membawa pinjaman USD5 miliar.

Maduro juga bertemu dengan mitranya dari China, Presiden Xi Jinping, yang mengatakan kepadanya bahwa China mendukung upaya pemerintah Venezuela untuk mewujudkan pembangunan nasional yang stabil.

"China bersedia untuk memperkuat pertukaran pengalaman dalam mengatur negara dan politik dengan Venezuela," kata Xi yang dikutip media pemerintah CCTV, Sabtu (15/9/2018).

Anjloknya harga minyak mentah dunia, ditambah dengan Dana Moneter Internasional yang memproyeksikan tingkat inflasi Venezuela sebesar 1.000.000 persen pada akhir 2018, telah menenggelamkan Venezuela ke dalam krisis keuangan yang mendalam.

Pemerintah Venezuela telah secara besar-besaran mendevaluasi mata uang nasional sebagai bagian dari serangkaian tindakan yang dimaksudkan untuk menghentikan jatuhnya ekonomi negara itu ke taraf hiperinflasi.

Ratusan ribu orang Venezuela telah melarikan diri dari negaranya, sebagian besar dari mereka ke negara-negara Amerika Latin lainnya, karena kesulitan ekonomi.
(mas)
Berita Terkait
Vaksin Sinopharm Asal...
Vaksin Sinopharm Asal China Tiba di Venezuela
Akankah China Menyelamatkan...
Akankah China Menyelamatkan Venezuela?
Terancam Diinvasi AS,...
Terancam Diinvasi AS, Venezuela Minta Bantuan China
Radar Militer Buatan...
Radar Militer Buatan China Gagal Lindungi Venezuela saat Diserang AS
Serangan AS ke Venezuela,...
Serangan AS ke Venezuela, China Dipaksa Hengkang dari Amerika Latin
3 Negara Ini Siap Bantu...
3 Negara Ini Siap Bantu Venezuela jika Diserang AS
Berita Terkini
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
44 menit yang lalu
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
1 jam yang lalu
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
1 jam yang lalu
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
7 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
11 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
12 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved