Tawaf Ifadah, Jalanan Utama di Kota Mekkah Macet Total

Kamis, 23 Agustus 2018 - 13:30 WIB
Tawaf Ifadah, Jalanan...
Tawaf Ifadah, Jalanan Utama di Kota Mekkah Macet Total
A A A
MEKKAH - Hampir semua jalanan di Kota Mekkah yang mengarah ke Masjidil haram dan areal Jamarat di Mina macet total sejak Selasa (21/8) pagi.

Akibatnya banyak jamaah haji yang terpaksa jalan kaki untuk menuju atau pulang dari Masjidil haram. Kemacetan itu selain karena bertambahnya volume kendaraan, terutama bus, juga karena banyak jalan yang ditutup. Jalanan yang di tutup terutama yang mengarah ke Masjidilharam dan ke Jamarat di Mina.

Jutaan jamaah bergerak dari Mina menuju Masjidilharam untuk melakukan tawaf ifadah, setelah itu mereka kembali ke Mina. Demikian juga ada jutaan jamaah yang memilih lebih dulu ke Jamarat untuk melempar jumrah aqabah, setelah itu bergerak ke Masjidilharam untuk melaksanakan tawaf ifadah.

Rombongan jurnalis Media Center Haji (MCH) bersama puluhan ribu jamaah terpaksa harus berjalan kaki dari Masjidilharam ke Wisma Al-Mabrur yang menjadi tempat menginap.

Tim MCH yang sehari sebelumnya melaksanakan wukuf di Padang Arafah bersama sekitar 3 juta jamaah haji dari seluruh dunia, sekitar pukul 23.00 waktu setempat bergeser ke Muzdalifah untuk mengambil kerikil di Muzdalifah, kemudian langsung menuju ke Masjidil haram untuk melaksanakan tawaf ifadah yang merupakan rukun haji.

Padang Arafah-Muzdalifah-Masjidilharam terasa nyaman karena naik bus. Namun saat akan kembali, yakni seusai salat subuh berjamaah di Masjidilharam, mereka harus jalan kaki dari Masjidil haram ke Wisma Al-Mabrur yang berada di kawasan Syisyah. Jarak kedua tempat tersebut sekitar 3 km.

Waktu itu tim MCH terpecah menjadi dua kelompok. Kelompok pertama ada tujuh orang mencoba untuk menyewa taksi, jenis mobil minibus. Tarifnya terhitung mahal karena setiap orang dikenai ongkos 30 riyal (atau setara dengan Rp70.000).

Saya termasuk dalam rombongan itu. Namun taksi yang kami tumpangi hanya bisa jalan sekitar 1 km. Kami pun terpaksa harus turun dan melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki. Sebenarnya ada moda transportasi lain yang ada di Mekkah di kala terjadi kemacetan hebat seperti ini.

Jasa ojek motor menjadi satu moda transportasi yang menjadi pilihan warga. Namun jumlah ojek motor di Mekkah tak banyak. “Ojek motor itu ada kalau pas musim haji saja, di luar itu motornya dibuat main-main saja karena warga Arab itu lebih suka naik mobil. Tukang ojek itu biasanya warga pendatang,” kata Anwar, sopir MCH yang telah puluhan tahun menetap di Arab Saudi.
(don)
Berita Terkait
Begini Suasana Perayaan...
Begini Suasana Perayaan Hari Valentine di Arab Saudi
Arab Saudi Segera Buka...
Arab Saudi Segera Buka Toko Alkohol Pertama
Pangeran Badr bin Abdul...
Pangeran Badr bin Abdul Mohsin yang Memajukan Tradisi dan Budaya Saudi Meninggal pada Usia 75 Tahun
Anak Muda Saudi Ini...
Anak Muda Saudi Ini Ubah Gurun Pasir Jadi Ladang Pertanian yang Menarik Wisatawan Asing
3 Alasan PM Netanyahu...
3 Alasan PM Netanyahu Meminta Raja Salman Mendirikan Negara Palestina di Arab Saudi
Arab Saudi Bertambah...
Arab Saudi Bertambah Kaya Raya, Ternyata Ini 3 Penyebabnya
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
3 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
4 jam yang lalu
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
5 jam yang lalu
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
5 jam yang lalu
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
6 jam yang lalu
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
7 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved