Tutup Al-Aqsa dan Usir Jamaah, Yordania Kutuk Israel

Minggu, 19 Agustus 2018 - 03:39 WIB
Tutup Al-Aqsa dan Usir...
Tutup Al-Aqsa dan Usir Jamaah, Yordania Kutuk Israel
A A A
AMMAN - Yordania mengutuk langkah Israel baru-baru ini yang menutup masjid al-Aqsa, yang memaksa umat Muslim keluar dari kompleks Kota Tua Yerusalem timur yang diduduki Al-Quds.

Menteri Urusan Media Yordania dan juru bicara pemerintah Jumana Ghunaimat mengatakan bahwa langkah rezim Israel melanggar kesucian situs suci itu. Ia lantas memperingatkan bahwa tindakan itu akan menyentuh hasrat Muslim di seluruh dunia.

Ghunaimat mengatakan langkah itu bertentangan dengan kewajiban rezim pendudukan di bawah hukum internasional.

"Langkah Israel melanggar semua norma internasional, yang menegaskan penghormatan terhadap semua tempat ibadah," katanya seperti dikutip dari Press TV, Minggu (19/8/2018).

Menteri Yordania, yang negaranya bertindak sebagai penjaga kompleks masjid al-Aqsa, meminta rezim Tel Aviv bertanggung jawab atas provokasi semacam itu. Ia pun menyerukan penghentian segera praktik-praktik semacam itu.

Pada hari Jumat, pasukan Israel menutup semua pintu masuk ke masjid al-Aqsa selama berjam-jam setelah diduga serangan anti-pendudukan di kota yang diduduki.

Baca: Pasukan Israel Tutup Kompleks Masjid Al-Aqsa dan Usir Jamaah

Wilayah Palestina yang diduduki telah menyaksikan ketegangan baru sejak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan keputusannya pada 6 Desember tahun lalu untuk mengakui Yerusalem al-Quds sebagai Ibu Kota Israel. Trump bahkan merelokasi kedutaan AS di Israel dari Tel Aviv ke kota yang diduduki itu.

Pergeseran dramatis dalam kebijakan Washington vis-a-vis kota memicu demonstrasi di wilayah Palestina yang diduduki, Iran, Turki, Mesir, Yordania, Tunisia, Aljazair, Irak, Maroko dan negara-negara Muslim lainnya.

Pada 21 Desember, Majelis Umum PBB memilih mendukung resolusi yang menyerukan kepada AS untuk menarik pengakuan kontroversial Jerusalem al-Quds sebagai "ibu" Israel.

Dalam upaya untuk mencegah berjalannya resolusi, Trump mengancam pembalasan terhadap negara-negara yang mendukung langkah itu, yang sebelumnya menghadapi veto AS di Dewan Keamanan PBB.

Israel, bagaimanapun, menolak resolusi badan dunia sementara berterima kasih kepada Trump atas keputusannya untuk memindahkan kedutaan AS ke Yerusalem al-Quds.

Rezim Tel Aviv telah mencoba mengubah susunan demografi Yerusalem al-Quds dengan membangun permukiman, menghancurkan situs-situs bersejarah dan mengusir penduduk lokal Palestina.
(ian)
Berita Terkait
Yordania Peringatkan...
Yordania Peringatkan Israel Soal Rencana Aneksasi Wilayah Palestina
Mantan Menteri Yordania:...
Mantan Menteri Yordania: Lindungi Napi Palestina Pembobol Penjara Israel
Raja Yordania: Stabilitas...
Raja Yordania: Stabilitas Regional Dipertaruhkan oleh Aneksasi Israel
PM Israel Netanyahu...
PM Israel Netanyahu Akan Caplok Tepi Barat
Bahas Pencaplokan Tepi...
Bahas Pencaplokan Tepi Barat, Bos Mossad Temui Raja Yordania
Yordania Murka Wilayahnya...
Yordania Murka Wilayahnya Diklaim Bagian dari Negara Israel
Berita Terkini
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
13 menit yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
1 jam yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
3 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
3 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
4 jam yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
4 jam yang lalu
Infografis
5 Ayat Al Quran dan...
5 Ayat Al Quran dan Hadis tentang Kiamat Sudah Dekat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved