Raja Yordania: Stabilitas Regional Dipertaruhkan oleh Aneksasi Israel

Rabu, 17 Juni 2020 - 10:30 WIB
loading...
Raja Yordania: Stabilitas...
Raja Yordania Abdullah. Foto/REUTERS
A A A
AMMAN - Raja Yordania Abdullah memperingatkan rencana Israel mencaplok wilayah Tepi Barat pada Juli akan mengancam stabilitas di Timur Tengah.

"Dalam video konferensi dengan para pemimpin dan komite Kongres AS, Abdullah memperingatkan langkah sepihak Israel untuk mencaplok lahan di Tepi Barat tak dapat diterima dan merusak prospek mencapai perdamaian dan stabilitas di kawasan," papar pernyataan istana kerajaan Yordania, dilansir Reuters.

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu berjanji memperluas kedaulatan ke sejumlah pemukiman Yahudi dan Lembah Jordan di Tepi Barat, wilayah yang dikuasai Israel dari Yordania pada perang Timur Tengah 1967 dan diinginkan Palestina untuk negara masa depan.

Pemerintahan baru Netanyahu akan membahas de facto aneksasi itu pada 1 Juli tapi belum jelas apakah AS akan memberi lampu hijau pada langkah tersebut.

Yordania yang memiliki perbatasan terpanjang dengan Israel itu merupakan aliansi dekat Barat dan satu dari hanya dua negara Arab yang menandatangani traktat damai dengan Israel.

Abdullah yang sangat gusar dengan rencana pencaplokan itu menjelaskan pada para anggota parlemen AS bahwa perdamaian hanya dapat terwujud dengan pembentukan negara Palestina yang merdeka, berdaulat dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.

Menurut dia, Israel harus mundur dari wilayah yang dikuasai selama perang Arab-Israel 1967.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
WNI Dikeroyok dan Dianiaya...
WNI Dikeroyok dan Dianiaya di Malaysia, Polisi Amankan 4 Orang yang Terlibat
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Sikapi Putusan PN Jakpus,...
Sikapi Putusan PN Jakpus, Kuasa Hukum PPP Maluku Akan Tempuh Kasasi
Test Drive Leapmotor...
Test Drive Leapmotor B10 Jakarta–Bandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya
Sheila Majid Tak Sabar...
Sheila Majid Tak Sabar Collab di Konser Orkestra Bareng Andi Rianto, KD dan Tulus
Berita Terkini
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved