AS Konfirmasi Yacht Sitaan Indonesia Dibeli Pakai Uang Korupsi 1MDB

Minggu, 12 Agustus 2018 - 00:28 WIB
AS Konfirmasi Yacht...
AS Konfirmasi Yacht Sitaan Indonesia Dibeli Pakai Uang Korupsi 1MDB
A A A
KUALA LUMPUR - Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) telah mengonfirmasi bahwa kapal pesiar (yacht) mewah yang disita polisi Indonesia dibeli dengan uang 1Malaysia Development Berhad (1MDB) yang dikorupsi atau dicuri.

Hal itu disampaikan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, hari Sabtu. Dia mengatakan, yacht Equanimity dibeli pebisnis Low Taek Jho atau Jho Low.

“AS (mengonfirmasi) bahwa kapal itu dibeli menggunakan uang curian dari Malaysia (dan) mereka menemukan bahwa itu milik Jho Low," kata Mahathir.

"Ketika Anda mencuri uang, Anda harus meletakkannya di suatu tempat. Mereka membeli properti, mereka membeli segala macam barang," lanjut Mahathir.

Kapal pesiar mewah itu kini berlabuh di Boustead Cruise Centre di Pulau Indah, Port Klang. Kapal itu sebelumnya disita pihak kepolisian Indonesia di perairan Bali. Kapal tersebut sebelumnya diburu FBI terkait penyelidikan kasus pencucian uang.

Yacht Equanimity dilaporkan telah diserahkan Indonesia kepada Malaysia atas permintaan pribadi Mahathir saat berkunjung ke Indonesia beberapa waktu lalu.

Pemimpin Malaysia itu mengungkap kemewahan pada kapal pesiar Equanimity. "Semua yang dapat Anda pikirkan ada di sana dan hal-hal yang tidak dapat Anda pikirkan juga ada di sana," katanya.

Dia mencontohkan, kapal mewah itu memiliki lift. Yahct tersebut dijaga ketat dan anggota masyarakat tidak diizinkan naik.

"Jika kita mengizinkan ratusan orang untuk melihat (kapal), itu mungkin merusak kapal pesiar dan memberikan kesan buruk kepada pembeli (potensial)," ujarnya, mengacu pada rencana pemerintah Malaysia untuk melelang kapal tersebut untuk mengembalikan uang 1MDB yang dicuri.

Mengenai investigasi kasus korupsi 1MDB yang berhubungan dengan kapal pesiar mewah itu, Mahathir mengatakan bahwa pemerintah AS telah meyakinkan bahwa hasil lelang yacht akan menjadi milik orang-orang Malaysia.

"(Pemerintah AS) telah meyakinkan kami bahwa itu adalah kapal Jho Low dan mereka mengatakan bahwa kami berhak untuk menyimpan (uang hasil penjualan kapal), karena dibeli dengan uang yang dicuri," katanya.

Pada saat lelang akan dilakukan, Mahathir mengatakan bahwa tidak ada kerangka waktu khusus. Namun, dia ingin prosesnya dilakukan secepat mungkin.

“Ada desas-desus bahwa beberapa orang tertarik. Tetapi mereka harus sangat, sangat kaya," papar Mahahthir, seperti dikutip dari Bernama, Minggu (12/8/2018).

"Mungkin (pembeli pada level) orang Arab atau (taipan IT AS) Bill Gates," katanya dengan tertawa saat konferensi pers hari Sabtu.
(mas)
Berita Terkait
Ratusan Tas Mewah Milik...
Ratusan Tas Mewah Milik Istri Najib Rusak di Tangan Polisi yang Menyitanya
Tok! Eks PM Malaysia...
Tok! Eks PM Malaysia Najib Razak Divonis Bebas
Korupsi, Seorang Sheikh...
Korupsi, Seorang Sheikh Sekaligus Putra Eks PM Kuwait Diburu
Najib Kembali Kampanye...
Najib Kembali Kampanye untuk Partainya: Apa yang Membuat Malu?
Duh, Vonis untuk Istri...
Duh, Vonis untuk Istri Najib Razak Bocor
Divonis 12 Tahun, Najib...
Divonis 12 Tahun, Najib Razak Tamat
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
31 menit yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
54 menit yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
1 jam yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
2 jam yang lalu
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
2 jam yang lalu
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
2 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved