Liga Arab Sambut Baik Senat Irlandia Larang Produk Israel

Jum'at, 13 Juli 2018 - 14:12 WIB
Liga Arab Sambut Baik...
Liga Arab Sambut Baik Senat Irlandia Larang Produk Israel
A A A
KAIRO - Liga Arab menyambut baik keputusan Senat Irlandia yang mendukung undang-undang larangan untuk barang-barang yang diproduksi di wilayah-wilayah pendudukan di seluruh dunia, termasuk permukiman Israel.

"Pemilihan itu berani dan nekad," kata Saeed Abu Ali, asisten sekretaris jenderal Liga Arab untuk urusan wilayah Arab dan Palestina yang diduduki, dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Xinhua, Jumat (13/7/2018).

Dia menambahkan bahwa langkah Irlandia mengisyaratkan pesan yang jelas untuk pendudukan Israel yang harus membayar atas kejahatan yang dilakukannya terhadap Palestina.

Ia meminta negara-negara Uni Eropa (UE) lainnya untuk mengikuti jalan yang sama dan menjadi cukup berani untuk mempertanyakan Israel.

Senator Irlandia memberikan suara 25 berbanding 20 pada hari Rabu untuk menyetujui RUU yang melarang produk dari wilayah pendudukan. RUU ini masih harus disahkan oleh Majelis Rendah untuk menjadi peraturan.

Jika disahkan, Irlandia akan menjadi negara Uni Eropa pertama yang memberlakukan boikot terhadap barang-barang pemukiman Israel.

Pernyataan Liga Arab menambahkan RUU ini sejalan dengan hukum internasional dan menunjukkan siapa pun yang berurusan dengan penyelesaian Israel adalah seorang kolaborator yang membantu dalam menyatukan pendudukan ilegal wilayah Palestina.

Undang-undang yang diusulkan diperkenalkan oleh seorang senator independen dan mendapat dukungan dari semua partai politik besar Irlandia, kecuali partai Fine Gael..

Senator Frances Black, yang mengajukan RUU itu, menggambarkan pemukiman Israel sebagai kejahatan perang, dan menambahkan Irlandia akan selalu berpihak pada hukum internasional, hak asasi manusia dan keadilan.

Israel mengecam proposal itu sebagai populis, berbahaya, dan ekstremis. Sementara juru bicara Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) menyatakan penghargaan yang tulus atas langkah Irlandia itu.
(ian)
Berita Terkait
Irlandia Marah Paspornya...
Irlandia Marah Paspornya Dipalsukan Mossad untuk Memburu Komandan Hamas
Irlandia Kutuk Aneksasi...
Irlandia Kutuk 'Aneksasi de Facto' Israel Atas Palestina
Hamas Kritik Kegagalan...
Hamas Kritik Kegagalan Liga Arab Kecam Kesepakatan UEA-Israel
Liga Arab Serukan Boikot...
Liga Arab Serukan Boikot Lebih Kuat pada Israel
Liga Arab: Seruan Netanyahu...
Liga Arab: Seruan Netanyahu soal Negara Palestina Didirikan di Arab Saudi Adalah Ilusi!
Liga Arab Gagal Capai...
Liga Arab Gagal Capai Konsensus Soal Rencana Perdamaian Israel-Palestina
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
37 menit yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
2 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
3 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
3 jam yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
3 jam yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
4 jam yang lalu
Infografis
Final Liga Champions...
Final Liga Champions 2026: Head to Head Arsenal vs PSG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved