Rusia Takkan Memproduksi Massal Jet Tempur Siluman Su-57

Jum'at, 13 Juli 2018 - 01:36 WIB
Rusia Takkan Memproduksi...
Rusia Takkan Memproduksi Massal Jet Tempur Siluman Su-57
A A A
MOSKOW - Rusia tidak memiliki rencana untuk memproduksi secara massal pesawat jet tempur siluman PAK/FA Sukhoi Su-57. Hal itu disampaikan Wakil Menteri Pertahanan Yuri Borisov.

Dalam wawancara baru-baru ini, Borisov berbicara tentang penempatan pesawat tempur generasi kelima Rusia tersebut di Suriah beberapa waktu lalu. Menurutnya, produksi serial Su-57 tidak masuk akal pada tahap.

Produksi massal, lanjut dia, hanya akan terjadi setelah jet tempur generasi keempat Rusia sudah uzur.

"Pesawat telah terbukti sangat bagus, termasuk di Suriah, di mana (pesawat) itu menegaskan kinerja dan kemampuan tempurnya," kata Borisov.

"Anda tahu bahwa hari ini Su-57 dianggap sebagai salah satu pesawat terbaik yang diproduksi di dunia. Akibatnya, tidak masuk akal untuk mempercepat pekerjaan produksi pesawat generasi kelima secara massal," papar Borisov, yang dilansir The Diplomat semalam (12/7/2018).

"Su-57, adalah (kartu) truf kami, yang selalu dapat kami mainkan ketika pesawat generasi sebelumnya mulai tertinggal dalam kemampuannya bila dibandingkan dengan pesawat serupa dari negara-negara terkemuka di dunia."

Salah satu alasan mengapa Rusia tidak mengejar produksi massal pesawat Su-57 pada saat ini lantaran berkaitan dengan anggaran pertahanan negara yang sudah terlalu banyak.

Sekadar diketahui, biaya produksi Su-57 per unitnya sekitar USD40 juta hingga USD45 juta atau lebih 2,5 kali lebih murah biaya produksi pesawat jet tempur F-35 Lightning II Joint Strike Fighter Amerika Serikat.

Militer Moskow sendiri akan memperoleh pasokan pertama jet tempur Su-57 sebanyak 12 unit pada tahun depan. Kontrak militer dengan produsen jet tempur tersebut, United Aircraft Corporation (UAC), telah diteken beberapa hari lalu.

Su-57 adalah merupakan jet tempur multirole, berkursi tunggal, dan twin-engine. Pesawat yang melakukan penerbangan perdananya pada tahun 2010 ini, pada awalnya dirancang untuk menggantikan stok MiG-29 dan Su-27 militer Rusia pada tahun 2020 dan 2030-an. Rencana itu diprediksi akan ditunda setelah Moskow enggan memproduksi massal Su-57.

Alasan lain Rusia enggan memproduksi massal pesawat jet tempur siluman termutakhir itu karena terkait beberapa kesulitan teknis yang masih perlu diatasi.

Misalnya, industri penerbangan militer Rusia masih berjuang dengan mesin pesawat generasi berikutnya. Sebuah mesin baru yang disebut-sebut bernama Saturn izdeliye 30 diperkirakan tidak akan siap untuk diproduksi serial sampai setidaknya tahun 2020.

Setelah beroperasi, Su-57 akan mampu membawa muatan amunisi konvensional dan nuklir.
(mas)
Berita Terkait
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Dilaporkan Tembak Jatuh Pesawat Su-27 Ukraina
Jet Tempur Su-57, Mesin...
Jet Tempur Su-57, Mesin Perang Rusia yang Ditakuti Dunia
Mengenal Jet Tempur...
Mengenal Jet Tempur SU-34 Rusia yang Lolos Dari Serangan 3 Rudal Patriot AS
Spesifikasi Su-57, Jet...
Spesifikasi Su-57, Jet Tempur Rusia Berkemampuan Siluman yang Mengejutkan
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur Sukhoi Rusia Su-35 vs Su-34 vs Su-30SM2 vs Su-57
Pertama Kali, Rusia...
Pertama Kali, Rusia Konfirmasi Jet Tempur Siluman Su-57 Gempur Ukraina
Berita Terkini
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
1 jam yang lalu
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
4 jam yang lalu
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
6 jam yang lalu
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
7 jam yang lalu
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
8 jam yang lalu
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
9 jam yang lalu
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved