Empat dari 12 Anak Thailand Terjebak di Gua Berhasil Diselamatkan

Senin, 09 Juli 2018 - 07:51 WIB
Empat dari 12 Anak Thailand...
Empat dari 12 Anak Thailand Terjebak di Gua Berhasil Diselamatkan
A A A
CHIANG RAI - Empat dari 12 anak yang terjebak di dalam gua yang kebanjiran di Thailand utara selama lebih dari dua minggu berhasil diselamatkan. Proses penyelamatan anak-anak yang lain terus dilakukan.

"Hari ini (kemarin) adalah situasi terbaik dalam hal kesehatan anak-anak, air dan kesiapan penyelamatan kami," kata Narongsak Osatanakorn, kepala pusat komando gabungan yang mengkoordinasi penyelamatan.

"Empat orang telah (dibawa) keluar dari situs gua, empat telah diselamatkan. Kami menganggap bahwa ini kesuksesan besar," katanya, dikutip The Guardian, Senin (9/7/2018).

Dia mengatakan, operasi yang diluncurkan pada pukul 10.00 pagi pada hari Minggu, telah berjalan lebih cepat dari yang diperkirakan. “Ini adalah karya agung kami,” katanya.

Bocah pertama keluar dari gua pada pukul 17.40 petang waktu setempat, disusul 10 hingga 12 menit kemudian. "Setelah itu, anak ketiga dan keempat pada pukul 19.40 malam dan 19.50 malam," katanya.

Setelah menyelesaikan perjalanan sejauh 3,2 km melalui gua yang berlumpur dan bergerigi, para penyelam berbalik dan memeluk anak-anak dari tim sepak bola junior itu. Mereka muncul dengan mengenakan masker scuba penutup wajah secara penuh.

Keempat anak laki-laki itu dalam kondisi aman dan telah dibawa ke sebuah rumah sakit di Chiang Rai. Osatanakorn tidak menyebutkan nama empat anak pertama yang dievakuasi.

Setidaknya, 90 penyelam terlibat dalam operasi pada hari Minggu. Mereka terdiri dari 50 penyelam asing, dan 40 penyelam Thailand.

"Pekerjaan kami belum sepenuhnya selesai," kata Osatanakorn. “Kami harus melakukan misi berikutnya dengan sukses seperti yang kami lakukan hari ini. Anak-anak lain berada di tempat yang sama," imbuh dia.

Delapn anak lainnya dan pelatih mereka yang berusia 25 tahun akan jadi target operasi penyelamatan yang dimulai pada pagi ini (9/7/2018).

"Tangki udara dan sistem harus dipasang kembali," kata Osatanakorn. “Saya tidak dapat memberi tahu Anda waktu yang tepat untuk operasi berikutnya, tetapi saya dapat mengatakannya akan lebih dari 10 jam hingga 20 jam. Tidak akan lebih dari 20 jam. Saya harus memeriksa semua faktor stabil. Operasi itu akan dilakukan."

Ke-12 anak dan tim pelatih sepak bola itu awalnya berwisata di gua Tham Luang pada 23 Juni. Mereka memasuki gua dengan kedalaman sekitar 6 kilometer dan tiba-tiba dilanda banjir. Mereka bertahan hidup di gundukan tanah di dalam gua yang tak terendam banjir.

Berita ini telah menjadi sorotan media internasional, di mana sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia dan China telah menawarkan bantuan penyelamatan. Selama operasi berlangsung, seorang mantan pasukan elite Angkatan Laut (Navy SEAL) Thailand tewas setelah kehabisan oksigen.
(mas)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
41 menit yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
2 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
5 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
9 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
10 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved