Ketegangan Israel-Palestina Bikin Belgia Khawatir

Minggu, 03 Juni 2018 - 10:45 WIB
Ketegangan Israel-Palestina...
Ketegangan Israel-Palestina Bikin Belgia Khawatir
A A A
BRUSSELS - Menteri dan Wakil Menteri Luar Negeri Belgia menyatakan keprihatinan yang serius atas meningkatnya ketegangan Israel dengan Palestina. Ini menyusul veto Amerika Serikat (AS) terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan perlindungan Palestina.

Pada akhir Mei, Kuwait menyerahkan rancangan resolusi kepada Dewan Keamanan PBB yang mengutuk kekerasan Israel dan menyerukan perlindungan terhadap rakyat Palestina di Gaza dan Tepi Barat.

Tetapi AS kemudian memveto resolusi tersebut. Sepuluh negara memberikan suara mendukung, sementara Inggris, Polandia, Belanda dan Ethiopia memilih untuk abstain.

"(Menteri Luar Negeri) Didier Reynders dan (Wakil Perdana Menteri) Alexander De Croo khawatir dengan tidak adanya tindakan hukum terhadap sejumlah insiden kekerasan dan vandalisme yang dilakukan oleh para pemukim Israel di Tepi Barat," bunyi pernyataan bersama.

“Para menteri ingin mengingatkan bahwa semua permukiman bertentangan dengan hukum internasional dan melanggar kewajiban Israel sebagai kekuatan pendudukan militer," sambung pernyataan itu.

"Perluasan permukiman tetangga, dengan membagi Tepi Barat menjadi dua dan benar-benar mengisolasi Yerusalem dari daerah pedalamannya, akan mengancam prospek penciptaan Negara Palestina yang layak dan berdampingan di masa depan," demikian bunyi pernyataan itu seperti dikutip dari Anadolu, Minggu (3/6/2018).

Sebelumnya Otoritas Israel pada Rabu malam menyetujui pembangunan ratusan unit pemukiman baru di Tepi Barat.

Sekitar 600.000 orang Israel saat ini tinggal di lebih dari 100 pemukiman Yahudi yang dibangun di seluruh Tepi Barat dan Yerusalem Timur sejak Israel menduduki wilayah itu pada tahun 1967.

Palestina menginginkan daerah-daerah ini, bersama dengan Jalur Gaza, untuk negara Palestina di masa depan.

Hukum internasional memandang Tepi Barat dan Yerusalem Timur sebagai "wilayah pendudukan" dan menganggap semua aktivitas pembangunan pemukiman Yahudi di tanah itu ilegal.
(ian)
Berita Terkait
Parlemen Belgia Serukan...
Parlemen Belgia Serukan Sanksi UE Jika Israel Nekat Caplok Tepi Barat
Bela Palestina, Kota...
Bela Palestina, Kota Verviers Belgia Putuskan Hubungan dengan Israel
Militer Belgia Kirimkan...
Militer Belgia Kirimkan Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
1 jam yang lalu
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
2 jam yang lalu
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
3 jam yang lalu
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
4 jam yang lalu
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
6 jam yang lalu
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
6 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved