Ledakan Perangkat Elektronik di Lebanon Jadi Sinyal Perang Dunia III Pakai Senjata Tradisional? Ini Penjelasannya

Jum'at, 20 September 2024 - 15:30 WIB
loading...
Ledakan Perangkat Elektronik...
Seorang wanita Lebanon duduk di pemakaman, sembari membaca Al-Quran di samping makam anggota Hizbullah yang terbunuh di pinggiran selatan Beirut, Kamis, 19 September 2024. Foto/AP/Hussein Malla
A A A
BEIRUT - Ledakan perangkat elektronik di Lebanon menjadi perhatian dunia belakangan ini. Setelah serangkaian pager meledak pada Selasa, giliran ribuan walkie-talkie milik anggota Hizbullah yang diledakan pada Rabu (18/9/2024).

Meski belum ada yang mengklaim bertanggung jawab, tidak ada keraguan bagi Hizbullah bahwa operasi itu sangat khas dari badan intelijen Israel, Mossad. Maka dari itu, mereka pun bersiap memasuki fase baru dalam konfliknya dengan negara Zionis tersebut.

Berkaca pada kondisi di Lebanon, ada satu fakta menarik yang bisa diketahui. Perangkat canggih seperti apa pun memang punya kelebihan, tetapi hal tersebut tidak sepenuhnya bebas dari kekurangan.

Sekilas, pager dan walkie-talkie terbilang sebagai perangkat jadul di era modern ini. Namun, tentu tidak ada yang menyangka bahwa perangkat seperti itu juga berpotensi disabotase dan menjadi masalah bagi penggunanya.

Ledakan Perangkat Elektronik di Lebanon Sinyal Perang Dunia III Pakai Senjata Tradisional


Sebelumnya, Hizbullah disebutkan memakai pager dan walkie-talkie sebagai alat komunikasi para anggotanya.

Meski jadul, alasannya jelas karena mereka ingin menghindari peretasan atau pelacakan yang mungkin dilakukan musuh terhadap perangkat modern seperti smartphone.

Masalahnya, musuh-musuh Hizbullah juga sudah mengantisipasi hal tersebut. Meski belum bisa dipastikan secara gamblang, penjelasan yang paling mungkin terkait insiden meledaknya pager dan walkie-talkie di Lebanon adalah karena sabotase di beberapa titik dalam rantai pasokan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Tok! Senat AS Sahkan...
Tok! Senat AS Sahkan Resolusi Hentikan Perang Lawan Iran
Rekomendasi
Francesco Bagnaia Tinggalkan...
Francesco Bagnaia Tinggalkan Ducati di Akhir MotoGP 2026
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Berita Terkini
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Bill Gates Ngaku Jadi...
Bill Gates Ngaku Jadi Korban Epstein, tapi Fakta Berbicara Lain
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved