Pangeran Saudi Gagal Tunjukkan Bukti Sumbang Rp9,2 T ke Najib Razak

Selasa, 22 Mei 2018 - 16:32 WIB
Pangeran Saudi Gagal...
Pangeran Saudi Gagal Tunjukkan Bukti Sumbang Rp9,2 T ke Najib Razak
A A A
PUTRAJAYA - Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) telah mendatangi sesosok pangeran Arab Saudi yang diklaim menyumbang RM2,6 miliar atau sekitar Rp9,2 triliun ke mantan Perdana Menteri Najib Razak. Namun, pangeran tersebut gagal menunjukkan bukti telah menyumbang uang sebesar itu.

Pada tahun 2015, Najib yang saat itu berkuasa menerima dana misterius sebesar RM2,6 miliar. Dana itu mengalir ke rekening pribadi Najib melalui SRC International Sdn Bhd, anak perusahaan dari 1Malaysia Development Bhd (1MDB) yang kontroversial.

Najib berkali-kali membantah korupsi di lembaga 1MDB. Dia mengklaim, dana besar yang mengalir ke rekening pribadinya berasal dari sumbangan Kerajaan Arab Saudi.Baca: Diperiksa KPK Malaysia Berjam-jam, Najib Razak Tak Ditahan
Ketua MACC Datuk Seri Mohd Shukri Abdull mengatakan seseorang telah memperkenalkan sosok pangeran Saudi tersebut kepada para petugas MACC ketika mereka berada di Arab Saudi.

"Dalam stadar operasional prosedur kami, kami mencari saksi sendiri, tetapi dalam kasus ini, seseorang memperkenalkan pangeran kepada kami," katanya dalam konferensi pers, Selasa (22/5/2018), yang dilansir The Star.

"Tapi, ketika kami meminta dokumen pendukung, dia (pangeran) tidak bisa memproduksinya," ujar Shukri.

"Kami kemudian menyerahkan ini kepada Jaksa Agung (Tan Sri Mohamed Apandi Ali) untuk memberi kami bantuan hukum timbal balik (MLA) untuk diproses, sehingga kami dapat mengetahui apakah ini benar atau tidak, tetapi dia menolak untuk menyetujui," kata Shukri.

Seperti diberitakan sebelumnya, Najib pagi ini hadir di markas MACC untuk diperiksa soal peran SRC International di 1MDB. Setelah diperiksa berjam-jam, Najib tidak ditahan. Namun, dia diwajibkan datang lagi untuk pemeriksaan hari Kamis nanti.
(mas)
Berita Terkait
Najib Klaim Diberi Rp217...
Najib Klaim Diberi Rp217 Miliar oleh 2 Pangeran Arab Saudi, Sangkal Korupsi 1MDB
Coba Berenang dari Malaysia...
Coba Berenang dari Malaysia ke Makkah, Aksi Pria Ini Viral
Negara yang Banyak Orang...
Negara yang Banyak Orang Jawa, Nomor 1 Jumlahnya Lebih dari 1,5 Juta Jiwa
Rusia Pertimbangkan...
Rusia Pertimbangkan Beri Bebas Visa pada 11 Negara Ini, Termasuk Malaysia
Malaysia Minta Thailand...
Malaysia Minta Thailand Ekstradisi Nur Sajat Transgender yang Mejeng di Masjidil Haram
Asosiasi Umrah Ungkap...
Asosiasi Umrah Ungkap Perlakuan Beda Arab Saudi Terhadap Jamaah Malaysia
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
1 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
3 jam yang lalu
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
4 jam yang lalu
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
5 jam yang lalu
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
6 jam yang lalu
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
8 jam yang lalu
Infografis
Pangeran Arab Saudi...
Pangeran Arab Saudi Ini Berani Melawan Rencana Trump Caplok Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved