Dua Bulan Dirawat, Eks Mata-mata Rusia Keluar dari Rumah Sakit

Jum'at, 18 Mei 2018 - 17:43 WIB
Dua Bulan Dirawat, Eks...
Dua Bulan Dirawat, Eks Mata-mata Rusia Keluar dari Rumah Sakit
A A A
LONDON - Sergei Skripal, mantan mata-mata Rusia yang diracuni oleh gas saraf di Inggris lebih dari dua bulan lalu, telah keluar dari rumah sakit. Hal itu dikatakan dinas kesehatan Inggris.

Sergei Skripal (66) dan putrinya Yulia ditemukan tidak sadarkan diri di bangku umum di kota Salisbury, Inggris selatan, pada 4 Maret lalu.

Inggris menuduh Rusia berada di belakang serangan gas saraf dan pemerintah Barat termasuk Amerika Serikat (AS) telah mengusir lebih dari 100 diplomat Rusia. Rusia membantah terlibat dalam serangan racun tersebut dan telah membalasnya.

Skripal dan putrinya berada dalam kondisi kritis selama berminggu-minggu dan dokter pada satu titik takut bahwa, bahkan jika selamat, mereka mungkin telah menderita kerusakan otak. Namun kesehatan mereka mulai membaik dengan cepat, dan Yulia sudah keluar dari ruang perawatan pada bulan lalu.

"Ini adalah berita fantastis bahwa Sergei Skripal cukup baik untuk meninggalkan Salisbury District Hospital," kata Kepala Eksekutif rumah sakit Cara Charles-Barks dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters, Jumat (18/5/2018).

Para inspektur senjata kimia Inggris dan internasional mengatakan Skripal diracun dengan Novichok, gas syaraf mematikan yang dikembangkan oleh militer Soviet pada 1970-an dan 1980-an.

Rusia membantah tuduhan keterlibatannya dalam penggunaan pertama gas syaraf seperti itu di tanah Eropa sejak Perang Dunia II. Sebaliknya, Rusia menyebut Inggris melakukan serangan itu sendiri untuk memicu histeria anti-Rusia.
(ian)
Berita Terkait
Penyelidikan Inggris:...
Penyelidikan Inggris: Putin Dalang Serangan Racun Ganas Novichok terhadap Eks Mata-mata Rusia!
Bos mata-mata Inggris:...
Bos mata-mata Inggris: Tentara Rusia menolak melaksanakan perintah di Ukraina
3 Mata-mata Rusia Ditangkap...
3 Mata-mata Rusia Ditangkap di Inggris
Rusia Usir Diplomat...
Rusia Usir Diplomat Inggris karena Jadi Mata-mata
Intervensi Rusia di...
Intervensi Rusia di Inggris: Mata-mata, Hack Pemilu hingga Pembunuhan
Jadi Mata-mata Rusia,...
Jadi Mata-mata Rusia, Eks Satpam Kedubes Inggris Dibui 13 Tahun
Berita Terkini
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
1 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
1 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
3 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
3 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
4 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
5 jam yang lalu
Infografis
290 Senjata Nuklir Prancis...
290 Senjata Nuklir Prancis Ingin Lindungi Eropa dari Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved