Intervensi Rusia di Inggris: Mata-mata, Hack Pemilu hingga Pembunuhan

Selasa, 21 Juli 2020 - 18:19 WIB
loading...
Intervensi Rusia di...
Foto/The Daily Beast
A A A
LONDON - Sebuah laporan tentang campur tangan Rusia dalam politik Inggris akhirnya diterbitkan pada Selasa (21/7/2020). Laporan ini muncul lebih dari setahun setelah munculnya tuduhan Moskow berusaha mengintervensi pemilihan umum 2019 di Inggris dan pemungutan suara Brexit 2016 serta referendum kemerdekaan Skotlandia yang gagal pada 2014.

Laporan itu diterbitkan oleh Komite Intelijen dan Keamanan Parlemen Inggris berdasarkan pada temuan agen mata-mata dan juga penilaian dari analis keamanan independen. Ini sekaligus mengkonfirmasi apa yang telah lama dicurigai politisi Inggris bahwa Kremlin telah menggunakan spionase dan beragam bentuk subversi, termasuk serangan siber, kampanye disinformasi dan pembunuhan yang disponsori negara untuk melemahkan proses demokrasi Inggris serta memecah aliansi seperti NATO dan Uni Eropa. (Baca: Persaingan Pengembangan Vaksin Covid-19 Mulai Merambah Pencurian Data )

Namun, laporan itu menyimpulkan bahwa "secara mengejutkan sulit" untuk membuktikan secara mutlak tuduhan Rusia ikut campur dalam pemilu Inggris, sebagian karena pemerintah Inggris lambat untuk mengenali ancaman yang ditimbulkan oleh Rusia dan tidak mengambil langkah-langkah untuk mengatasi dugaan campur tangan. Penulis laporan berhenti menawarkan penilaian atau bukti tambahan tentang apakah Rusia secara khusus ikut campur dalam pemilihan pada tahun 2014, 2016 dan 2019.

Ini menggambarkan pengaruh Moskow dalam politik Inggris sebagai "normal baru." (Baca: Biden: Rusia dan China Berusaha Merusak Pemilu AS )

"Badan intelijen Rusia tidak proporsional besar dan kuat serta, mengingat kurangnya aturan hukum, dapat bertindak tanpa kendala," bunyi laporan itu.

"Perpaduan antara negara, bisnis, dan kejahatan serius dan terorganisir memberikan bobot dan pengungkitan lebih lanjut: Rusia mampu menimbulkan ancaman keamanan yang mencakup segalanya - yang dipicu oleh paranoia tentang Barat dan keinginan untuk dilihat sebagai kekuatan besar yang bangkit kembali," laporan itu melanjutkan seperti disitir dari USA Today.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Wabah Ebola RD Kongo...
Wabah Ebola RD Kongo Tembus 2.000 Kasus, Tewaskan 754 Korban
Kerap Cekcok, PM Spanyol...
Kerap Cekcok, PM Spanyol Sanchez dan Trump Bakal Hadiri Final Piala Dunia
Rekomendasi
9 Hadis tentang Pernikahan,...
9 Hadis tentang Pernikahan, Kaum Muslim Wajib Tahu!
Kolaborasi Seni Kontemporer...
Kolaborasi Seni Kontemporer dan Industri Kreatif Lahirkan Karya Artistik
Rakernas Perdana IKAL...
Rakernas Perdana IKAL Lemhannas Rumuskan Program Strategis Dukung Asta Cita Prabowo
Berita Terkini
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Memanas, Iran Ancam...
Memanas, Iran Ancam Minta Houthi Blokir Selat Bab al-Mandeb, Perdagangan Global Kian Tercekik
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved