Pelaku Serangan Pisau di Paris Pekikan Takbir Saat Beraksi

Minggu, 13 Mei 2018 - 06:40 WIB
Pelaku Serangan Pisau...
Pelaku Serangan Pisau di Paris Pekikan Takbir Saat Beraksi
A A A
PARIS - Otoritas keamanan Prancis menetapkan aksi penyerangan dengan pisau di Paris sebagai aksi teroris dan akan melakukan penyelidikan. Satu orang tewas dan empat lainnya terluka dalam serangan tersebut. Sedangkan pelaku tewas tertembus timah panas polisi.

Jaksa Paris, Francois Molins, mengatakan bahwa penyelidikan terhadap serangan pisau berada di tangan unit kontra-terorisme. Ia juga mengungkapkan jika pelaku meneriakkan Allahu Akbar saat menjalankan aksinya.

"Pada tahap ini dan atas dasar kesaksian yang menggambarkan penyerang berteriak 'Allahu Akbar' sambil menyerang orang yang lewat dengan pisau, sedangkan modus operandi, bagian kontra-teror dari kantor kejaksaan Paris sedang menyelidiki," kata Molins seperti dikutip dari Independent, Minggu (13/5/2018).

ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan pisua di Paris. Setidaknya satu orang tewas dan empat lainnya terluka akibat serangan itu. Sementara pelaku penyerangan tewas di tembak polisi.

Sebuah pernyataan yang dirilis melalui agensi propaganda kelompok itu menggambarkan pelaku sebagai "tentara Negara Islam". ISIS mengklaim kekejaman itu sebagai tanggapan atas seruan untuk menjadikan negara-negara yang mengebom wilayahnya di Suriah dan Irak sebagai target serangan.

Namun pernyataan itu tidak mengandung bukti untuk mendukung klaim kelompok, dan tidak jelas apakah tersangka terinspirasi oleh atau bahkan seorang pengikut kelompok teror.

Serangan itu terjadi di Rue Saint-Augustin, yang terkenal karena banyak restorannya, dan penyerang ditembak di Rue Monsigny yang bersebelahan. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 9 malam waktu setempat.

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan Prancis sekali lagi membayar dengan darah, tetapi tidak akan menyerahkan satu inci pun kebebasan kepada musuh.

Paris adalah tempat serangan ISIS yang paling mematikan di Eropa pada 13 November 2015, ketika para penyerang bersenjata api dan rompi bunuh diri menyerang gedung konser Bataclan, Stade de France dan restoran, menewaskan 130 orang.
(ian)
Berita Terkait
Tersangka Utama Serangan...
Tersangka Utama Serangan Teror Paris Sebut Dirinya Tentara ISIS
Setelah Rusia, Prancis...
Setelah Rusia, Prancis Jadi Target Teror ISIS-Khorasan
4 Negara di Eropa yang...
4 Negara di Eropa yang Diprediksi Jadi Target Serangan ISIS-Khorasan
Pria Berpisau Teriak...
Pria Berpisau Teriak Prancis Diperintah Negara Islam, Serang Stasiun Paris Lalu Ditembak Petugas
Teror Kepala Babi Gegerkan...
Teror Kepala Babi Gegerkan 6 Masjid di Penjuru Paris
Siapa ISIS-Khorasan?...
Siapa ISIS-Khorasan? Kelompok yang Menyerang Gedung Konser Moskow
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
1 jam yang lalu
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
6 jam yang lalu
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
6 jam yang lalu
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
7 jam yang lalu
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
8 jam yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
9 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved