Netanyahu Dilaporkan Bertemu dengan Dubes UEA di Washington

Minggu, 13 Mei 2018 - 00:50 WIB
Netanyahu Dilaporkan...
Netanyahu Dilaporkan Bertemu dengan Dubes UEA di Washington
A A A
TEL AVIV - Israel dan Uni Emirat Arab (UEA) sampai hari ini tidak memiliki hubungan diplomatik atau ekonomi, di mana UEA menolak mengakui keberadaan negara Zionis tersebut. UEA juga menyuarakan dukungan untuk kenegaraan Palestina.

Namun dalam beberapa bulan terakhir, ada banyak spekulasi bahwa Tel Aviv diam-diam mempertahankan hubungan dengan beberapa tetangga Arabnya.

Menurut The Associated Press, pada Maret lalu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berada di Washington untuk konferensi kebijakan pro-Israel tahunan. Ia pun menghabiskan malam itu bersama istrinya Sara di salah satu restoran terbaik di Georgetown, Café Milano.

Di saat bersamaan, Duta Besar UEA untuk Amerika Serikat (AS) Yousef al-Otaiba, juga berada di tempat yang sama. Ia menjadi tuan rumah pertemuan dengan kepala perencanaan kebijakan Departemen Luar Negeri AS, Brian Hook, dan beberapa wartawan AS, bersama dengan duta besar Bahrain, Sheikh Abdullah bin Rashed bin Abdullah Al Khalifa.

Ternyata pejabat AS yang makan bersama Otaiba mengetahui bahwa Netanyahu berada di Café Milano yang sama, dan mereka memutuskan untuk bertanya apakah dia akan bergabung dengan mereka. Permintaan itu disampaikan melalui pemilik restoran dan salah satu wartawan.

Anehnya, Netanyahu dan istrinya mendekati kelompok tamu terhormat dan bahkan menanggapi beberapa pertanyaan tentang Iran. Mereka tersenyum, merasa canggung dengan situasi yang dihadapi. Netanyahu menyempatkan bersalaman dengan dua duta besar sebelum mengucapkan selamat tinggal dan melangkah keluar dari restoran kelas atas itu seperti disitat dari Sputnik, Minggu (13/5/2018).

Baik Israel maupun UEA tidak mengungkapkan rincian pertemuan dadakan itu. Kedutaan besar Israel dan Emirat menolak berkomentar mengenai diplomasi makan malam yang tidak biasa itu.

Benjamin Netanyahu pernah mengakui bahwa Israel memiliki kerja sama yang bermanfaat dengan negara-negara Arab yang secara umum dirahasiakan. Menurut Menteri Energi Israel, Yuval Steinitz, Tel Aviv telah memiliki kontak rahasia dengan berbagai negara Arab, termasuk Arab Saudi, dengan kepala IDF dari staf menyarankan berbagi intelijen dengan Riyadh untuk melawan Iran.

Dalam wawancara bulan lalu dengan Atlantik, Pangeran Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman mengatakan ia percaya bahwa Palestina dan Israel memiliki hak untuk memiliki tanah mereka sendiri, dan bahwa perjanjian perdamaian diperlukan untuk menjamin stabilitas bagi semua orang dan untuk memiliki hubungan normal.
(ian)
Berita Terkait
Perayaan Hari Nasional...
Perayaan Hari Nasional ke-52 Uni Emirat Arab di Jakarta
Hamas Kecam Pertemuan...
Hamas Kecam Pertemuan Uni Emirat Arab dengan Pemukim Israel
Kenapa Uni Emirat Arab...
Kenapa Uni Emirat Arab Mendukung Israel? Ternyata Telah Terikat Perjanjian Diplomasi
Grup Lobi Yahudi Amerika...
Grup Lobi Yahudi Amerika Buka Kantor di Uni Emirat Arab
Arab Saudi Tolak Izin...
Arab Saudi Tolak Izin Melintas Pesawat Israel
Uni Emirat Arab akan...
Uni Emirat Arab akan Dirikan Kedutaan Besar di Tel Aviv
Berita Terkini
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
39 menit yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
1 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
2 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
3 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
4 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
4 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved