Mosi Senat Kanada Soal LCS Bikin China Naik Pitam

Kamis, 26 April 2018 - 02:34 WIB
Mosi Senat Kanada Soal...
Mosi Senat Kanada Soal LCS Bikin China Naik Pitam
A A A
OTTAWA - Sebuah mosi oleh Senat Kanada yang menyerukan untuk mengakhiri tindakan Tiongkok di Laut Cina Selatan (LCS) yang disengketakan adalah tidak bertanggung jawab dan "menimbulkan masalah". Hal itu dikatakan oleh seorang juru bicara kedutaan China.

Senat Kanada pada Selasa lalu meloloskan satu mosi yang mengkritik perilaku bermusuhan China di LCS. Keputusan ini menyulitkan upaya Perdana Menteri Justin Trudeau untuk meningkatkan hubungan dengan China.

Pembangunan pulau-pulau dan fasilitas militer China di LCS, di mana menghasilkan pemasukan sebesar USD3 triliun dalam perdagangan setiap tahun, telah memicu kekhawatiran Beijing sedang berusaha untuk membatasi pergerakan bebas dan memperluas jangkauan strategisnya.

Senator Konservatif Kanada Thanh Hai Ngo, yang mensponsori mosi itu, mengatakan dia ingin pemerintah Liberal Trudeau untuk mengambil peran utama dalam mendesak semua pihak dalam sengketa untuk mengakui hukum internasional dan menghentikan semua kegiatan yang akan meningkatkan sengketa.

Posisi Ottawa telah menentang tindakan sepihak yang meningkatkan ketegangan dan melemahkan stabilitas regional, termasuk ancaman atau penggunaan kekuatan, reklamasi tanah berskala besar dan pembangunan pos-pos terdepan, sebuah posisi yang diulangi minggu ini pada pertemuan para menteri luar negeri G7 di Toronto.

“Pemerintah tidak bisa mengabaikan kenyataan yang muncul dari sengketa Laut Cina Selatan. Ia harus mengambil peran aktif mendukung sekutu diplomatiknya yang bekerja di jalur keadilan, menghormati kebebasan navigasi dan supremasi hukum,” kata Ngo dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Reuters, Kamis (26/4/2018).

Pemerintah Kanada tidak segera menanggapi permintaan untuk mengomentari mosi, yang diloloskan majelis tinggi parlemen Kanada dengan dukungan suara 43-28, dengan enam abstain.

Dalam sebuah pernyataan, Kedutaan Besar China di Ottawa mengatakan Ngo berusaha untuk menimbulkan masalah dalam situasi yang tenang.

“Ini tidak bertanggung jawab. Tujuannya hanyalah menciptakan bayangan atas hubungan China-Kanada yang berkembang dengan lancar saat ini,” kata Kedutaan China.

China telah berulang kali membela apa yang dikerjakannya di LCS itu, dan mengatakan bahwa pihaknya memiliki hak untuk membangun apa yang dianggap wilayah China yang inheren. Beijing lantas membangun fasilitas publik, seperti stasiun cuaca dan pelabuhan.

Mosi itu sendiri ditentang oleh sekelompok senator independen yang dipimpin oleh Yuen Pau Woo, yang mengatakan hal itu sudah ketinggalan zaman ketika diperkenalkan dua tahun lalu dan bertentangan dengan kepentingan Kanada di Asia.
(ian)
Berita Terkait
Kanada Minta NATO Lacak...
Kanada Minta NATO Lacak Pergerakan China di Laut China Selatan
Negara Tetangga Indonesia...
Negara Tetangga Indonesia Ini Tandatangani Pakta Pertahanan dengan Kanada
Jet Tempur China Tembakkan...
Jet Tempur China Tembakkan Suar Dekat Helikopter Pemburu Kapal Selam Kanada di LCS
Klaim China Terhadap...
Klaim China Terhadap Fitur di Laut China Selatan Bisa Picu Serangan Balasan
Duterte: Konflik dengan...
Duterte: Konflik dengan China Pasti Berujung Pertumpahan Darah
Menlu Filipina kepada...
Menlu Filipina kepada China: Keluar dari Laut China Selatan!
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
1 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
2 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
3 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
4 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
5 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
6 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved