Bukan Negosiasi Ulang, AS Minta Perbaikan Perjanjian Nuklir Iran

Rabu, 25 April 2018 - 23:17 WIB
Bukan Negosiasi Ulang,...
Bukan Negosiasi Ulang, AS Minta Perbaikan Perjanjian Nuklir Iran
A A A
JENEWA - Amerika Serikat (AS) tidak berusaha untuk membuka atau menegosiasikan kembali kesepakatan nuklir Iran, JCPOA. AS berharap tetap berada di dalamnya untuk memperbaiki kekurangannya dengan perjanjian tambahan.

Hal itu diungkapkan oleh utusan non proliferasi AS, Christopher Ford.

"Kami tidak bertujuan untuk menegosiasikan kembali JCPOA atau membuka kembali atau mengubah ketentuannya," kata Ford kepada wartawan di sela-sela konferensi non-proliferasi nuklir di Jenewa.

"Kami sedang mencari perjanjian tambahan dengan di beberapa lapisan di atasnya serangkaian aturan tambahan - pembatasan, syarat, parameter, apa pun yang Anda ingin menyebutnya - yang membantu menjawab tantangan ini secara lebih efektif," jelasnya seperti dikutip dari Reuters, Rabu (25/4/2018).

Presiden AS Donald Trump dan Presiden Prancis Emmanuel Macron kemarin berjanji untuk mencari langkah-langkah yang lebih kuat untuk menahan Iran. Namun Trump berhenti dari komitmen untuk tetap dalam kesepakatan nuklir 2015 dan mengancam Teheran dengan pembalasan jika ia memulai kembali program nuklirnya.

Macron mengatakan ia berbicara kepada Trump tentang "kesepakatan baru" di mana AS dan Eropa akan mengatasi kekhawatiran luar biasa tentang Iran di luar program nuklirnya.

Berdasarkan proposal Macron, AS dan Eropa akan setuju untuk memblokir aktivitas nuklir Iran sampai 2025 dan seterusnya, mengatasi program rudal balistik Iran dan menghasilkan kondisi untuk solusi politik untuk membendung pengaruh Iran di Yaman, Suriah, Irak dan Libanon.

"Jika kami mampu memenuhi tantangan itu untuk membawa mitra kami bersama Presiden Trump menegaskan bahwa keputusannya untuk tidak memperbarui sanksi dibebaskan akan direvisi, dan di sanalah saya berharap kita sekarang hari ini," kata Ford.

Ditanya apakah Macron telah menyelamatkan JCPOA dalam pembicaraan dengan Trump, Ford mengatakan: “Saya berharap JCPOA telah dipertahankan dalam konteks tantangan yang ditetapkan Presiden Trump untuk kami, mencoba untuk tetap dalam kesepakatan tetapi dalam konteks bergerak maju dengan mitra kami dalam pendekatan yang merupakan peluang bagus untuk mengubah apa yang pada dasarnya merupakan penundaan sementara menjadi jawaban yang lebih abadi.”
(ian)
Berita Terkait
Iran Akan Pertimbangkan...
Iran Akan Pertimbangkan Negosiasi Langsung dengan Amerika Serikat
AS Ancam Sanksi Negara...
AS Ancam Sanksi Negara yang Tolak Klausul Snapback Diaktifkan
Lagi, Presiden Iran...
Lagi, Presiden Iran Ajukan Syarat Duduk Satu Meja dengan AS
AS, Iran dan Anggota...
AS, Iran dan Anggota JCPOA Bakal Bertemu di Wina Minggu Depan
Rouhani Sebut Iran Dapat...
Rouhani Sebut Iran Dapat Perkaya Uranium Hingga 90%
Iran Tolak Pertemuan...
Iran Tolak Pertemuan dengan AS di Wina
Berita Terkini
Tak Mau Tarik Pasukan...
Tak Mau Tarik Pasukan Zionis, Israel Justru Izinkan Tentara Maroko dan Uganda Berjaga di Rafah
51 menit yang lalu
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
2 jam yang lalu
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
3 jam yang lalu
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
4 jam yang lalu
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
6 jam yang lalu
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
8 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved