Sumbang Rp700 M, UEA Bangun Masjid al-Nuri yang Diledakkan ISIS

Selasa, 24 April 2018 - 10:54 WIB
Sumbang Rp700 M, UEA...
Sumbang Rp700 M, UEA Bangun Masjid al-Nuri yang Diledakkan ISIS
A A A
BAGHDAD - Uni Emirat Arab (UEA) akan menggelontorkan dana USD50,4 juta atau lebih dari Rp700 miliar untuk membangun kembali Masjid Agung al-Nuri di Mosul. Masjid berusia delapan abad yang terkenal dengan menara miringnya itu diledakkan militan ISIS tahun lalu.

Donasi UEA untuk rekonstruksi masjid ikonik di Irak ini diumumkan PBB pada hari Senin. Kantor media Dubai melaporkan, rekonstruksi dan pemulihan masjid serta menara al-Hadba akan melibatkan UNESCO, Kementerian Kebudayaan Irak dan Pusat Internasional untuk Studi Pelestarian dan Pemulihan Kekayaan Budaya (ICCROM).

Kelompok Islamic State atau ISIS menghancurkan Masjid Agung al-Nuri, yang berdiri sejak abad ke-12, pada minggu-minggu terakhir serangan Irak yang didukung koalisi pimpinan Amerika Serikat (AS) di Mosul pada Juli tahun lalu.

UNESCO yang bermarkas di Paris seperti dilansir Reuters, Selasa (24/4/2018), mengatakan bahwa proyek rekonstruksi itu akan memakan waktu setidaknya lima tahun, dengan 12 bulan pertama difokuskan pada pembersihan kawasan distrik yang runtuh. Situs lain termasuk taman bersejarah akan dibangun kembali, termasuk pembangunan museum.

Mosul membutuhkan setidaknya USD2 miliar untuk rekonstruksi infrastruktur yang hancur, termasuk jalan dan banyak rumah.

Masjid Agung al-Nuri juga menjadi lokasi pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi mendeklarasikan diri sebagai "khalifah" pada pertengahan 2014.

Nama masjid ikonik ini mengacu pada sosok Nuruddin al-Zanki, seorang bangsawan yang berjuang melawan tentara salib saat merebut berbagai wilayah yang meliputi Turki, Suriah, dan Irak. Masjid dibangun pada 1172-1173, tak lama sebelum kematiannya. Masjid itu pada awalnya juga menjadi sebuah sekolah Islam.

Masjid Agung al-Nuri kian terkenal sejak sarjana Ibnu Batutah mengunjunginya dua abad kemudian dan bersandar di menara yang miring.

Menara itu dibangun dari tujuh kelompok bata dekoratif dalam pola geometris kompleks yang ditemukan di Iran dan Asia Tengah.
(mas)
Berita Terkait
Perayaan Hari Nasional...
Perayaan Hari Nasional ke-52 Uni Emirat Arab di Jakarta
Komentarnya Sulut Ketegangan...
Komentarnya Sulut Ketegangan di Teluk, Menlu Lebanon Ajukan Pengunduran Diri
Kelompok Milisi Irak...
Kelompok Milisi Irak Ancam Serang Uni Emirat Arab karena Dianggap Sekutu Israel
Masuk Blacklist PBB,...
Masuk Blacklist PBB, Perusahaan Israel Teken Kontrak dengan UEA
Menlu Lebanon Secara...
Menlu Lebanon Secara Tersirat Tuding Negara Teluk Dukung ISIS
ABK Indonesia Disandera...
ABK Indonesia Disandera Houthi di Yaman, Uni Emirat Arab Lapor PBB
Berita Terkini
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
9 menit yang lalu
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
1 jam yang lalu
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
4 jam yang lalu
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
4 jam yang lalu
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
5 jam yang lalu
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
5 jam yang lalu
Infografis
8 PTN yang Membuka Jalur...
8 PTN yang Membuka Jalur Khusus Tahfiz Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved