Dukung Suriah, AS Bakal Jatuhkan Sanksi kepada Rusia

Senin, 16 April 2018 - 00:32 WIB
Dukung Suriah, AS Bakal...
Dukung Suriah, AS Bakal Jatuhkan Sanksi kepada Rusia
A A A
WASHINGTON - Harga yang dibayar Suriah untuk menggunakan senjata kimia pada warganya adalah serangan militer. Sekarang, Rusia akan membayar dengan ekonominya untuk dukungannya terhadap rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Demikian pernyataan yang dikeluarkan oleh Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Nikki Haley. Haley mengatakan Menteri Keuangan Steven Mnuchin akan mengumumkan rincian sanksi pada hari awal pekan ini.

"Mereka akan pergi langsung ke perusahaan apa pun yang berurusan dengan peralatan yang berkaitan dengan Assad dan penggunaan senjata kimia," kata Haley.

"Kami ingin teman-teman mereka, Iran dan Rusia, mengetahui bahwa kami bersungguh-sungguh, dan bahwa mereka akan merasakan rasa sakit dari ini juga," imbuhnya seperti dikutip dari USA Today, Senin (16/4/2018).

Serangan militer terhadap Suriah pada Sabtu pagi merupakan upaya bersama dari AS, Prancis dan Inggris. Lebih dari 100 rudal presisi menargetkan pusat penelitian ilmiah dekat Damaskus, fasilitas penyimpanan senjata kimia di sebelah barat Homs dan fasilitas penyimpanan dan pos komando dekat Homs.

Haley menekankan bahwa AS tidak mencari perang dan tidak ingin membunuh orang. "Ini serangan yang sangat kuat pada program senjata kimia," tegasnya.

Haley mengatakan, bagaimanapun, bahwa Assad tidak layak melakukan pembicaraan langsung dengan AS. Tapi ia mengatakan PBB akan terus bekerja pada solusi diplomatik. Dan dia mengatakan waktunya telah tiba bagi sekutu Assad, Rusia dan Iran, untuk terlibat dalam upaya serius guna membawa perdamaian ke negara terkepung yang telah dihancurkan oleh tujuh tahun perang sipil itu.

"Ini tidak bergerak secepat kita ingin bergerak, tapi ini adalah proses politik yang perlu terjadi," tukasnya.
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Rusia-AS Dilaporkan...
Rusia-AS Dilaporkan Mulai Patroli Bersama di Suriah
Rusia Sebut Tentara...
Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Lavrov: Kehadiran Militer...
Lavrov: Kehadiran Militer AS di Suriah Persulit Upaya Rekonsiliasi
Berita Terkini
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
3 menit yang lalu
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
59 menit yang lalu
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
2 jam yang lalu
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
3 jam yang lalu
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
4 jam yang lalu
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
5 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved