Resolusi Rusia untuk Kirim OPCW ke Suriah Ditolak DK PBB

Rabu, 11 April 2018 - 09:02 WIB
Resolusi Rusia untuk...
Resolusi Rusia untuk Kirim OPCW ke Suriah Ditolak DK PBB
A A A
NEW YORK - Rancangan resolusi Rusia untuk mendukung misi penyelidikan Organisasi Larangan Senjata Kimia (OPCW) ke Suriah ditolak Dewan Keamanan (DK) PBB. Moskow telah mengusulkan organisasi itu menyelidiki area di Douma yang diduga jadi lokasi serangan senjata kimia pada Sabtu pekan lalu.

Moskow mengajukan rancangan resolusi itu karena merasa sekutunya, rezim Suriah, disudutkan. Negara-negara Barat, terutama Amerika Serikat (AS) menyalahkan rezim Presiden Bashar al-Assad sebagai pelaku serangan kimia di Douma yang dilaporkan menewaskan puluhan orang.

Rezim Assad membantah melakukan serangan. Damaskus dan Moskow menyatakan serangan itu dibuat LSM White Helmets dan kelompok Jaish al-Islam yang didukung Barat untuk memfitnah Assad. Tujuannya, agar negara-negara Barat menyerang Damaskus.

Dalam pemungutan suara, mayoritas negara anggota DK PBB memilih menentang rancangan resolusi Rusia.

"Rancangan resolusi belum diadopsi, setelah gagal mendapatkan jumlah suara yang diperlukan," kata Presiden DK PBB Gustavo Meza-Cuadra, seperti dikutip Reuters, Rabu (11/4/2018).

Rusia, China, Bolivia, Kazakhstan dan Ethiopia mendukung resolusi tersebut. Sedangkan, Prancis, Amerika Serikat, Inggris dan Polandia menentangnya. Sebanyak 15 negara lain anggota DK PBB memilih abstain.

Sebelumnya pada hari Selasa, dua rancangan resolusi yang diajukan untuk merekonstruksi mekanisme DK PBB guna menyelidiki dugaan penyebaran senjata kimia juga gagal diadopsi atau ditolak DK PBB. AS menyusun salah satu resolusi, sementara Rusia menyusun yang resolusi lain.

Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia telah meyakinkan forum bahwa pasukan Moskow akan menjamin keselamatan para ahli OPCW untuk melakukan penyelidikan di Douma, Suriah. Namun, upaya Moskow belum membuahkan hasil.

Duta Besar AS untuk PBB yang jauh hari menyerukan serangan militer terhadap rezim Suriah mengatakan para diplomat di Markas Besar PBB di New York merasa frustrasi dengan apa yang terjadi di Suriah.

Namun, Dubes Nebenzia mendesak Amerika Serikat untuk menahan diri. "Ancaman yang Anda ajukan ... vis-a-vis Suriah seharusnya membuat kita benar-benar khawatir, kita semua, karena kita bisa menemukan diri kita di ambang beberapa peristiwa yang sangat menyedihkan dan serius," katanya kepada Haley.

"Sekali lagi saya akan meminta Anda, sekali lagi memohon Anda, untuk menahan diri dari rencana yang sedang Anda kembangkan untuk Suriah," imbuh diplomat Moskow ini setelah pemungutan suara.
(mas)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Rusia ingin PBB Menekan...
Rusia ingin PBB Menekan Amerika Serikat dalam Masalah Ini
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Rusia-AS Dilaporkan...
Rusia-AS Dilaporkan Mulai Patroli Bersama di Suriah
Rusia Sebut Tentara...
Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Berita Terkini
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
39 menit yang lalu
Pertama Kali, Pasukan...
Pertama Kali, Pasukan AS Serang Pangkalan Angkatan Laut Iran dengan Drone Laut
1 jam yang lalu
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
3 jam yang lalu
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
5 jam yang lalu
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
5 jam yang lalu
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
5 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved