Kembali Injak Tanah Pakistan, Malala: Mimpi Saya Jadi Nyata

Kamis, 29 Maret 2018 - 18:48 WIB
Kembali Injak Tanah...
Kembali Injak Tanah Pakistan, Malala: Mimpi Saya Jadi Nyata
A A A
ISLAMABAD - Malala Yousafzai, peraih Nobel Perdamaian dan aktivis pendidikan berurai air mata ketika dia kembali menjejakan kaki di tanah Pakistan. Dia mudik enam tahun setelah kepalanya ditembak kelompok bersenjata Taliban karena membela hak anak perempuan untuk sekolah.

Tiba di Islamabad, bersama dengan ayah dan adik laki-lakinya, Malala langsung melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Pakistan, Shahid Khaqan Abbasi, sebelum akhirnya dia menyampaikan pidato di televisi.

Dalam pidatonya, Malala menyatakan dia sangat senang bisa kembali ke Pakistan. Malala menuturkan, kembali pulang ke tanah kelahiranya adalah impiannya sejak dia dilarikan ke Inggris pada akhir tahun 2012 lalu.

"Selama lima tahun terakhir saya telah bermimpi bahwa saya dapat menginjakkan kaki kembali di negara saya. Ini hari paling bahagia dalam hidup saya. Saya masih tidak percaya itu terjadi," ucap Malala, seperti dilansir Reuters pada Kamis (29/3).

Dia kemudian mengatakan bahwa jika dia diberikan pilihan, dirinya tidak akan pernah meninggalkan Pakistan. "Saya biasanya tidak menangis. Saya masih berusia 20 tahun, tetapi saya telah melihat begitu banyak hal dalam hidup," katanya.

Pada usia 17 tahun, Malala menjadi penerima termuda Penghargaan Nobel Perdamaian pada tahun 2014 atas kampanye pendidikannya. Dia ditembak para pria bertopeng dari kelompok Taliban tahun 2012 lalu saat pulang naik bus dari sekolahnya. Dia terkena tembakan di bagian kepala. Namun bergegas diterbangkan ke Inggris untuk diselamatkan.

Beberapa hari sebelum mudik, dia telah menuliskan pesan yang mengekspresikan kegembiraannya karena bisa pulang ke negaranya.
"Pada hari ini, saya sangat menyukai kenangan indah tentang rumah, bermain kriket di atas atap dan menyanyikan lagu kebangsaan di sekolah. Selamat Hari Pakistan!" tulis Malala dalam sebuah pesan tertanggal 23 Maret 2018.
(esn)
Berita Terkait
Indonesia Kirimkan Bantuan...
Indonesia Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pakistan
Ledakan Bom Bunuh Diri...
Ledakan Bom Bunuh Diri Dekat Pos Pemeriksaan Keamanan di Pakistan Barat
Buntut Kecelakaan Pesawat...
Buntut Kecelakaan Pesawat PIA, Pakistan Larang Terbang 262 Pilot
Gagal di Medan Perang,...
Gagal di Medan Perang, Pakistan Tuding India Dalangi Serangan Teror yang Tewaskan 5 Orang
Airbus Mulai Selidiki...
Airbus Mulai Selidiki Kecelakaan Pesawat di Pakistan
Korban Selamat Pesawat...
Korban Selamat Pesawat PIA: Yang Saya Lihat Hanya Api
Berita Terkini
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
40 menit yang lalu
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
1 jam yang lalu
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
1 jam yang lalu
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
2 jam yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
4 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
4 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved