PBB: Asia Bisa Kehabisan Ikan pada 2048

Sabtu, 24 Maret 2018 - 09:24 WIB
PBB: Asia Bisa Kehabisan...
PBB: Asia Bisa Kehabisan Ikan pada 2048
A A A
MEDELIN - Kehancuran alam yang disebabkan oleh manusia telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan dan mengganggu keseimbangan. Demikian bunyi empat laporan penting Amerika Serikat (AS) yang dipresentasikan pada pertemuan para ilmuwan di Medelin, Kolombia, Jumat.

Kehancuran dan kemunduran keanekaragaman hayati ini - berbagai kehidupan tumbuhan dan hewan — sangat parah, sehingga membahayakan ekonomi, mata pencaharian, ketahanan pangan, akses ke air minum, dan kualitas hidup orang-orang di seluruh dunia.

Laporan-laporan ini merupakan hasil kerja dari tiga tahun dan melibatkan lebih dari 550 ahli terkemuka dari lebih 100 negara. Laporan tersebut menilai keanekaragaman hayati dan ekosistem di empat wilayah: Amerika, Asia-Pasifik, Afrika dan Eropa-Asia Tengah. Laporan ini diakui oleh Platform Ilmu Pengetahuan Antarpemerintah tentang Layanan Keanekaragaman Hayati dan Ekosistem (IPBES).

Populasi manusia yang meledak mengonsumsi lebih banyak sumber daya, mulai dari makanan hingga air, membuat eksploitasi alam alam telah menjadi normal demi memenuhi permintaan. Tetapi penelitian baru menunjukkan bahwa tidak ada wilayah yang berjalan dengan baik sebagai hasilnya.

Di seluruh dunia, habitat sedang dihancurkan, lautan sedang tercemar, sumber-sumber air mulai kering dan banyak spesies hewan yang semakin menipis. Dan di tahun-tahun mendatang, perubahan iklim hanya akan memberi tekanan lebih besar pada keanekaragaman hayati dunia, para ilmuwan mencatat dalam laporan.

Di antara banyak temuan, penelitian menemukan bahwa di Amerika telah terjadi penurunan 50 persen air tawar terbarukan per orang sejak tahun 1960-an. Di Eropa, 42 persen populasi spesies hewan dan tumbuhan darat cenderung menurun dalam sedekade terakhir.

Jika tren saat ini terus berlanjut, laporan memprediksi bahwa Amerika akan kehilangan 15 persen dari tanaman dan hewan mereka pada tahun 2050 dan kawasan Asia-Pasifik akan kehabisan stok ikan untuk penangkapan ikan komersial pada tahun 2048. Sementara itu, Afrika dapat kehilangan separuh dari beberapa mamalia dan spesies burung pada tahun 2100.

"Kontribusi keanekaragaman hayati dan alam bagi orang-orang dapat diandalkan, bagi banyak orang, akademis dan jauh dari kehidupan sehari-hari kita," Robert Watson, ketua IPBES mengatakan dalam sebuah pernyataan.

"Tidak ada yang bisa lebih jauh dari kebenaran - mereka adalah fondasi dari makanan kita, air bersih dan energi," sambung Watson.

"Mereka berada di jantung tidak hanya dari kelangsungan hidup kita, tetapi dari budaya, identitas dan kenikmatan hidup kita. Kita harus bertindak untuk menghentikan dan membalikkan penggunaan alam yang mengganggu keseimbangan - atau berisiko tidak hanya masa depan yang kita inginkan, tetapi bahkan kehidupan yang kita jalani saat ini,” tukasnya seperti dikutip dari Newsweek, Sabtu (24/3/2018).
(ian)
Berita Terkait
Venezuela Minta Bantuan...
Venezuela Minta Bantuan PBB Selesaikan Masalah di Perbatasan dengan Kolombia
Presiden Kolombia Sebut...
Presiden Kolombia Sebut Netanyahu Penjahat di Sidang Umum PBB
2 Sekjen PBB yang Pernah...
2 Sekjen PBB yang Pernah Mengundurkan Diri, Salah Satunya dari Asia Tenggara
Siapa Saja Sekjen PBB...
Siapa Saja Sekjen PBB dari Masa ke Masa? 2 Orang Berasal dari Asia
Sekjen PBB Desak Junta...
Sekjen PBB Desak Junta Myanmar Segera Mulai Kembali Demokrasi
Momen Bersejarah, Presiden...
Momen Bersejarah, Presiden Brasil Cium Kepala Presiden Kolombia setelah Sebut Israel Nazi Baru di PBB
Berita Terkini
Trump Ancam Serang Gunung...
Trump Ancam Serang Gunung Pickaxe dan Lokasi Lain jika Tak Ada Kesepakatan dengan Iran
1 jam yang lalu
350 Pegawai Pemerintah...
350 Pegawai Pemerintah Iran Tewas akibat Serangan AS dan Israel
4 jam yang lalu
Israel Akui Pesawat...
Israel Akui Pesawat Pembom AS Gunakan Pangkalan Udaranya untuk Serang Iran
5 jam yang lalu
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
6 jam yang lalu
Ukraina Ledakkan Kapal...
Ukraina Ledakkan Kapal Dagang Iran di Laut Kaspia, Rusia Peringatkan Ancaman Kyiv
6 jam yang lalu
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
8 jam yang lalu
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved