Inggris: Mantra 'Assad Harus Lengser' Sudah Tidak Berguna

Kamis, 22 Maret 2018 - 15:48 WIB
Inggris: Mantra Assad...
Inggris: Mantra 'Assad Harus Lengser' Sudah Tidak Berguna
A A A
LONDON - Menteri Luar Negeri Inggris, Boris Johnson mengatakan, slogan lama Presiden Bashar al-Assad harus lengser sudah tidak dapat lagi dipertahankan. Johnson menduga jika Assad saat ini tengah takut dengan hukuman atas kematian warga sipil.

"Ketakutan akan dakwaan ini mungkin yang paling kuat dari yang lain, tetapi mantra lama 'Assad harus lengser' tentu bukan salah satu yang bekerja saat ini," ujar Johnson seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (22/3/2018).

Johnson mengatakan hal itu kepada Komite Urusan Luar Negeri parlemen Inggris saat menjawab pertanyaan apakah ada jalan bagi Inggris untuk mempengaruhi kejatuhan atau tuduhan terhadap Assad.

Johnson menambahkan bahwa dengan Assad saat ini mengendalikan 75 persen populasi dan 50 persen wilayah, ada sejumlah besar pembantaian yang masih akan terjadi.

"Jadi hal terbaik adalah mengelilingi meja di Jenewa dan memulai prosesnya dari penyelesaian konstitusional baru untuk Suriah," sarannya.

Lengsernya Assad dari kursi presiden telah menjadi prioritas untuk sejumlah negara termasuk Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Prancis. Sementara Rusia telah mendukung Assad secara militer sejak 2015 atas permintaan Damaskus.

Perang Suriah yang pecah pada tahun 2011 setelah oposisi bersenjata dan kelompok militan bangkit melawan pemerintah Assad. Upaya perdamaian di Jenewa dan di Astana masing-masing saat ini fokus pada penyelesaian politik dan gencatan senjata militer. Tempat terbaru adalah Sochi di Rusia, di mana perwakilan masyarakat Suriah berkumpul untuk membahas reformasi konstitusi.
(ian)
Berita Terkait
Pengadilan Inggris Tetapkan...
Pengadilan Inggris Tetapkan Shamima Begum Bisa Kembali dari Suriah
Assad Punya Rp1,1 Triliun...
Assad Punya Rp1,1 Triliun di Rekening Bank Inggris yang Dibekukan
Inggris Potong Bantuan,...
Inggris Potong Bantuan, 40 Ribu Anak Suriah Berhenti Sekolah
Inggris Dilaporkan Selidiki...
Inggris Dilaporkan Selidiki Istri Assad atas Tuduhan Kejahatan Perang
Kisah Maya Ghazal, Pengungsi...
Kisah Maya Ghazal, Pengungsi Cantik Pertama di Dunia yang Jadi Pilot Penerbangan
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Berita Terkini
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
1 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
2 jam yang lalu
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
6 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
7 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
8 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
9 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved