Rusia Didesak Laporkan dan Ungkap Program Senjata Novichok

Kamis, 15 Maret 2018 - 23:58 WIB
Rusia Didesak Laporkan...
Rusia Didesak Laporkan dan Ungkap Program Senjata Novichok
A A A
AMSTERDAM - Rusia harus bekerja sama dengan badan senjata kimia dunia dan mengungkapkan program zat saraf Novichok. Desakan ini muncul setelah seorang mantan mata-mata Rusia diserang dengan racun kelas militer di sebuah kota di Inggris.

"Kami mendukung seruan tersebut untuk pengungkapan secara penuh dan lengkap oleh Federasi Rusia," kata utusan Bulgaria untuk Organisasi Larangan Senjata Kimia (OPCW) di Den Haag, Krassimir Kostov, kepada anggota dewan eksekutif OPCW.

"Kami meminta Federasi Rusia untuk menanggapi dengan cepat pertanyaan-pertanyaan sah pemerintah Inggris dan untuk bekerja sama dengan OPCW," sambung Kostov, yang memberikan komentar atas nama Uni Eropa seperti dikutip dari Reuters, Jumat (16/3/2018).

Desakan Uni Eropa kepada Rusia datang setelah Inggris, Amerika Serikat, Jerman dan Prancis bersama-sama meminta Rusia untuk menjelaskan serangan zat saraf kelas militer di Inggris yang menurut mereka mengancam keamanan Barat.

Mantan mata-mata Rusia Sergei Skripal dan putrinya Yulia berada dalam kondisi kritis setelah diracuni di kota Salisbury, Inggris selatan, pada 4 Maret lalu.

Inggris telah meminta OPCW untuk secara independen memverifikasi temuan laboratorium senjata bio-kimia, Porton Down, bahwa zat saraf tersebut adalah racun era Soviet yang kuat.

Rusia mengumumkan sekitar 40.000 ton senjata kimia ke OPCW pada 1990-an. Badan tersebut mengatakan pada bulan Oktober bahwa Moskow telah menyelesaikan penghancuran stockpile. Namun laporan itu tidak mengumumkan Novichok, zat saraf yang meracuni Skripal.
(ian)
Berita Terkait
PM Johnson: Inggris...
PM Johnson: Inggris Memilih Brexit Bukan Karena Tekanan Rusia
Kacaukan Logistik Pasukan...
Kacaukan Logistik Pasukan Rusia, Ukraina Rusak Jembatan di Wilayah Selatan
Inggris dan UE Cari...
Inggris dan UE Cari Cara Gembosi Aset Beku Rusia, Nilainya Tembus Rp4.893 Triliun
Serangan terbaru Rusia...
Serangan terbaru Rusia Menewaskan 320 Nasionalis Ukraina
Pergi untuk Selamanya,...
Pergi untuk Selamanya, Dunia Memuji Warisan Mikhail Gorbachev
Negara-negara Eropa...
Negara-negara Eropa yang Dihasut Amerika Serikat untuk Boikot Gas Rusia
Berita Terkini
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
33 menit yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
1 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
2 jam yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
3 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
4 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
5 jam yang lalu
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved