Drone Mata-mata AS Berkeliaran di Dekat Crimea

Minggu, 11 Maret 2018 - 00:24 WIB
Drone Mata-mata AS Berkeliaran...
Drone Mata-mata AS Berkeliaran di Dekat Crimea
A A A
CRIMEA - Sebuah pesawat tak berawak milik Amerika Serikat (AS) terlihat melakukan misi pengintaian di dekat Crimea. Drone mata-mata bahkan terbang di atas garis demarkasi di wilayah Donbass, Ukraina.

Pesawat nirawak RQ-4 Global Hawk terpantau terbang di atas wilayah udara Ukraina timur yang dilanda perang sebelum mencapai sebuah area yang berjarak 30 kilometer dari pantai Sevastopol.

CivMilAir, situs yang memantau penerbangan-penerbangan militer di seluruh dunia, mengumumkan gerak-gerik drone mata-mata AS itu melalui Twitter pada hari Jumat.

“RQ-4 Global Hawk Angkatan Udara AS, 53.000 kaki menuju Yunani setelah pengintaian sehari di timur Ukraina, di sekitar Crimea dan di sepanjang garis pantai Rusia,” tulis situs itu melalui akun Twitter-nya, @CivMilAir, yang dikutip semalam (10/3/2018).

Drone militer itu diperkirakan telah lepas landas dari fasilitas Angkatan Laut AS di Pangkalan Sigonella NATO di Sisilia, Italia.

Crimea telah memilih bergabung dengan Rusia setelah memisahkan diri dari Ukraina melalui referendum pada tahun 2014. Namun, Ukraina dan negara-negara Barat, terutama AS, tak pernah mengakui referendum dan penggabungan wilayah itu dengan Rusia.

Patroli udara AS dan NATO telah menjadi semakin umum di wilayah udara internasional di dekat wilayah Rusia. Dalam banyak kasus, manuver-manuver pesawat itu memicu jet tempur Rusia melakukan pencegatan.

Pada bulan Januari lalu, sebuah jet tempur Su-27 Rusia mencegat pesawat pengintai EP-3 Aries Angkatan Laut AS di atas Laut Hitam. Saat itu, Pentagon menuduh pesawat jet tempur Rusia itu terbang terlalu dekat dengan pesawat AS.

Pada bulan Juni tahun lalu pesawat F-16 NATO mendekati sebuah pesawat yang membawa Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu di wilayah udara Baltik. Pesawat jet tempur Su-27 yang mengawal lantas memiringkan sayapnya ke jet NATO dengan menampilkan persenjataan rudal air-to-air.
(mas)
Berita Terkait
Rusia: Krisis Ukraina...
Rusia: Krisis Ukraina akibat Tujuan Kebijakan Amerika Serikat
4 Senjata Ukraina yang...
4 Senjata Ukraina yang Dipasok oleh Amerika Serikat
Hubungan Amerika Serikat...
Hubungan Amerika Serikat dan Ukraina Dikabarkan Retak
Rusia: Dunia yang Berpusat...
Rusia: Dunia yang Berpusat pada Amerika Serikat Segera Berakhir
Survei: Warga Amerika...
Survei: Warga Amerika Serikat Makin Ragu Dukung Ukraina
Perbandingan Wagner...
Perbandingan Wagner Rusia dan Blackwater Amerika Serikat
Berita Terkini
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
40 menit yang lalu
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
1 jam yang lalu
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
2 jam yang lalu
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
2 jam yang lalu
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
3 jam yang lalu
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved