Sebelum Berunding, AS Minta Bukti Keseriusan Korut

Sabtu, 10 Maret 2018 - 10:53 WIB
Sebelum Berunding, AS...
Sebelum Berunding, AS Minta Bukti Keseriusan Korut
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, tidak akan bertemu dengan pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un kecuali Pyongyang menunjukkan bukti keseriusan. Hal itu diungkapkan Gedung Putih setelah menuai kritik karena menyetujui pembicaraan dengan rezim Korut.

"Presiden tidak akan mengadakan pertemuan tanpa melihat langkah konkrit dan tindakan nyata dilakukan oleh Korea Utara, jadi presiden benar-benar akan mendapatkan sesuatu," ujar juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (10/3/2018).

Sanders tidak menyebut bukti apa yang harus dilakukan Korut. Namun seorang pejabat Gedung Putih kemudian mengatakan bahwa Sanders tidak bermaksud untuk menetapkan kondisi baru untuk melakukan pembicaraan dengan Kim Jong-un.

Namun komentar tersebut merupakan pertanda bahwa mengakhiri perselisihan antara kedua negara mengenai program senjata nuklir Korut tidak akan segera terjadi.

Trump tidak banyak menjelaskan terkait kebingungan mengenai waktu pembicaraan dan prasyarat apa pun saat dia menyampaikan hal itu di Twitter pada hari Jumat.

"Kesepakatan dengan Korea Utara sangat banyak dalam pembuatan dan akan, jika selesai, yang sangat bagus untuk Dunia. Waktu dan tempat akan ditentukan," tulisnya.

AS telah lama mengatakan bahwa mereka ingin ada pembicaraan untuk membidik Pyongyang menanggalkan program senjata nuklir dan misilnya.

Harapan untuk sebuah terobosan dengan Korut meningkat ketika Trump mengatakan bahwa dia siap untuk mengadakan pertemuan yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan Kim Jong-un.

Kepala Keamanan Nasional Korsel, Chung Eui-yong, berbicara di Washington setelah memberi tahu Trump tentang sebuah pertemuan dengan Kim Jong-un minggu ini, mengatakan bahwa presiden AS telah sepakat untuk bertemu dengan pemimpin Korut pada bulan Mei sebagai tanggapan atas undangan dari pemimpin Korut itu.

"Kim telah berkomitmen untuk melakukan denuklirisasi" dan untuk menangguhkan uji coba nuklir dan rudal," kata Chung.

Baca juga:
Mei, Trump-Kim Jong-un Akan Bertemu


Kedua pemimpin tersebut memicu kecemasan di seluruh dunia tahun lalu saat mereka saling serang secara verbal karena usaha Korut untuk mengembangkan senjata nuklir yang mampu menyerang AS. Pyongyang telah menjalankan program nuklirnya yang menetang resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Namun ketegangan mereda di Olimpiade Musim Dingin bulan lalu di Korea Selatan (Korsel). Peristiwa ini meletakkan dasar bagi pertemuan pertama antara pemimpin dari Korut dan AS, serta menjadi pertaruhan kebijakan luar negeri terbesar untuk Trump sejak dia mulai menjabat pada Januari tahun lalu.
(ian)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Donald Trump Angkat...
Donald Trump Angkat Bicara Soal Kondisi Kim Jong-un
Dipantau Kim Jong-un,...
Dipantau Kim Jong-un, Korea Utara Simulasikan Serangan Balik Nuklir
Kim Jong-un: Korea Utara...
Kim Jong-un: Korea Utara Harus Siap Menduduki Korea Selatan
Korea Utara Tembakkan...
Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua, Unjuk Kekuatan Kim Jong-un
Korut Kritik AS yang...
Korut Kritik AS yang Bolehkan Korsel Kembangkan Rudal Sesukanya
Berita Terkini
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
53 menit yang lalu
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
2 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
3 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
3 jam yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
4 jam yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
4 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved