Bertemu Delegasi Seoul, Jong-un Terima Surat dari Presiden Korsel

Selasa, 06 Maret 2018 - 09:09 WIB
Bertemu Delegasi Seoul,...
Bertemu Delegasi Seoul, Jong-un Terima Surat dari Presiden Korsel
A A A
PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong-un, mendapatkan surat dari Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in. Surat itu diberikan langsung oleh delegasi dari Korsel yang diutus untuk bertemu dengan diktator muda itu.

Sebelumnya, Jong-un mengadakan makan malam untuk delegasi tersebut. Jong-un dan delegasi Seoul membahas perbaikan hubungan Utara-Selatan dan mengurangi ketegangan militer di Semenanjung Korea, seperti dikutip CNN dari KCNA, Selasa (6/3/2018).

Pertemuan ini diyakini sebagai pertama kalinya pemimpin muda tersebut berbicara dan bertatap muka dengan para pejabat dari Korsel sejak ia duduk di tampuk kekuasaan pada 2011 lalu. Utusan Seoul yang bertemu dengan Jong-un adalah kepala keamanan nasional Korsel, Chung Eui-yong, dan pejabat tinggi intelijen Korsel, Suh Hoon.

Kunjungan mereka ke Korut merupakan bagian dari upaya Presiden Moon Jae-in untuk menjadi perantara solusi diplomatik terhadap program senjata nuklir Korut. Hubungan dua Korea mencair setelah kehadiran Korut di Olimpiade Musim Dingin PyeongChang bulan lalu.

Ini adalah sebuah peristiwa dramatis dari tahun 2017, ketika serangkaian tes senjata Korut dan retorika bermusuhan dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Kim Jong-un meningkatkan ketegangan di Semenanjung Korea.

AS telah mengatakan akan bersedia untuk bertemu dengan Korut, namun selalu bersikeras bahwa Pyongyang akhirnya meninggalkan program senjata nuklirnya sebagai bagian dari perundingan.

Dalam sebuah pidato di Gridiron Club Sabtu malam yang eksklusif - sebuah acara tahunan di mana Presiden bersama-sama dengan pemimpin politik lainnya menyampaikan pidato yang penuh lelucon dan sarat dengan harapan - Trump menyinggung masalah Korut.

"Mereka menelepon beberapa hari yang lalu dan berkata, 'Kami ingin berbicara,'" kata Trump.

"Dan saya berkata, 'Begitu juga kami, tapi Anda harus lakukan denuklirisasi. Anda harus denuklirisasi.' Jadi mari kita lihat apa yang terjadi. Mari kita lihat apa yang terjadi," sambungnya.

Baca juga:
Trump Sebut Korut Ingin Berdialog dengan AS


Kementerian Luar Negeri Korut, pada bagiannya, menuduh AS akhir pekan ini menolak untuk mengakui kenyataan di lapangan dan mengemukakan hambatan jalan yang tidak realistis untuk berdialog.
(ian)
Berita Terkait
Korea Selatan: 1.100...
Korea Selatan: 1.100 Tentara Korea Utara Dibantai Ukraina
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Selatan Beri Sanksi...
Korea Selatan Beri Sanksi pada Korea Utara
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Korea Utara Vs Korea Selatan
Langka, Warga Korea...
Langka, Warga Korea Selatan Membelot ke Korea Utara
Korea Utara Hancurkan...
Korea Utara Hancurkan Lapangan Golf Milik Korea Selatan
Berita Terkini
Rudal Iran Serang Hanggar...
Rudal Iran Serang Hanggar F-35 di Pangkalan Udara AS di Yordania, Kuwait dan Bahrain Waspada
36 menit yang lalu
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
1 jam yang lalu
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
2 jam yang lalu
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
3 jam yang lalu
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
4 jam yang lalu
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
4 jam yang lalu
Infografis
Kim Jong-un Janji Perbanyak...
Kim Jong-un Janji Perbanyak Bom Nuklir saat Trump Ingin Lucuti Senjata Korut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved