China Selidiki Dugaan Pelanggaran Sanksi PBB untuk Korut

Jum'at, 23 Februari 2018 - 09:35 WIB
China Selidiki Dugaan...
China Selidiki Dugaan Pelanggaran Sanksi PBB untuk Korut
A A A
BEIJING - China menyatakan akan meluncurkan penyelidikan terhadap dugaan pelanggaran sanksi PBB untuk Korea Utara (Korut). Sebuah entitas China disebut-sebut terlibat dalam transfer dari kapal ke kapal di laut lepas yang dapat melanggar sanksi PBB terhadap Korut.

Kementerian Luar Negeri lewat juru bicaranya Geng Shuang mengaku prihatin dengan dugaan tersebut. Beijing secara serius akan menyelidiki setiap individu atau perusahaan China yang diketahui terlibat dalam insiden yang dilaporkan awal pekan ini oleh Jepang.

"China sangat prihatin dengan situasi ini dan kami sedang melakukan penyelidikan," kata Geng pada sebuah konferensi pers.

"Hukuman atas entitas China yang ditemukan telah terlibat akan dilakukan berdasarkan bukti kuat dan sesuai dengan undang-undang dan peraturan China," katanya imbuhnya seperti dikutip dari Fox News, Jumat (23/2/2018).

Komentar yang luar biasa kuat ini menggarisbawahi kekhawatiran Beijing karena dianggap tidak melaksanakan tanggung jawabnya dalam memberlakukan sanksi PBB, karena tekanan terhadap China sebagai sekutu utama Korut, telah tumbuh dan menjadi titik ketegangan dengan AS.

Meskipun China adalah mitra dagang terbesar Korut dan seorang teman tradisional, hubungan antara mereka memburuk karena uji coba nuklir dan rudal Pyongyang dan penolakannya untuk kembali ke perundingan denuklirisasi yang diselenggarakan di China.

Pesawat pengintai PC-3 marinim Jepang dan sebuah kapal pendamping melihat sebuah kapal tanker berbendera Korut di samping kapal yang lebih kecil pada 16 Februari sekitar 250 kilometer dari Shanghai di Laut Cina Timur, kementerian luar negeri Jepang mengatakan pada Selasa malam.

Foto-foto yang diposting di situs kementerian menunjukkan dua kapal dengan selang di antara keduanya. Kementerian tersebut mengidentifikasi kapal tanker Korut sebagai Yu Jong 2. Sementara kapal lain tidak diketahui asal usulnya, namun memiliki nama "Min Ning De You 078" yang ditulis dalam bahasa China di haluannya. Diketahui itu adalah singkatan dari sebuah kapal minyak dari kota Ningde di Provinsi Fujian di pesisir China.

Itu adalah insiden ketiga yang dilaporkan oleh Jepang pada bulan lalu.

China telah menandatangani sanksi PBB yang semakin mempersulit Korut terkait program senjata nuklirnya, dan Geng mengatakan Beijing baru-baru ini mengeluarkan sebuah pernyataan yang secara eksplisit melarang pengiriman kapal ke kapal sesuai dengan resolusi PBB.
(ian)
Berita Terkait
PBB: Korea Utara Abaikan...
PBB: Korea Utara Abaikan Sanksi Nuklir
China, Rusia, Korut,...
China, Rusia, Korut, dan Iran Bentuk Koalisi di PBB
Laporan PBB: Kapal-kapal...
Laporan PBB: Kapal-kapal Korut Langgar Sanksi di Perairan China
Pertama Kali Sejak 2006,...
Pertama Kali Sejak 2006, China-Rusia Kompak Veto Sanksi Baru PBB untuk Korut
AS Tuduh Rusia-China...
AS Tuduh Rusia-China Abaikan Tanggung Jawab atas Korea Utara
AS Cekcok dengan Rusia-China...
AS Cekcok dengan Rusia-China di PBB soal Tembakan Rudal Korut
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
36 menit yang lalu
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
1 jam yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
2 jam yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
2 jam yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
3 jam yang lalu
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
4 jam yang lalu
Infografis
Tegaskan Status Negara...
Tegaskan Status Negara Berdaulat, Taiwan Lawan China di PBB
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved